Tiga Kegelapan Penciptaan Manusia

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Motivasi
dipublikasikan 25 Februari 2016
Tiga Kegelapan Penciptaan Manusia

?

Tiga Kegelapan Penciptaan Manusia
Oleh: Hendro Noor Herbanto
?
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya termasuk pada penciptaan manusia sebagai makhluk yang kosong dan penuh keseimbangan terdapat tanda-tanda Kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.
?
Siapakah orang-orang yang berakal itu? Ya, semua manusia yang lahir, hidup, tinggal dan menetap serta mati di sebuah planet berwarna biru yang bernama planet bumi.
?
Saya, anda, kita, mereka dan kalian adalah orang-orang yang berakal itu, yang akan, sedang dan sudah berusia bayi, balita, remaja, dewasa, pikun dan lanjut usia sampai ajal menjemput nanti adalah orang-orang yang berakal itu.
?
Yang berada di belahan bumi utara, selatan, timur dan barat adalah orang-orang yang berakal itu. Yang berada di benua Asia, Afrika, Amerika, Australia dan Eropa pun orang-orang yang berakal juga.
?
Ya, Allah tidak pernah membeda-bedakan ciptaan-Nya yang bernama manusia. Dia ?menciptakan akal kecerdasan? supaya semua manusia seluruhnya bisa memahami perumpamaan-perumpamaan yang terhampar pada ciptaan-Nya di langit dan di bumi dan apa yang ada diantara keduanya termasuk apa yang ada pada diri manusia itu sendiri (ayat-ayat Kauniyah).
?
Selain itu, Allah juga menurunkan petunjuk jalan yang lurus, pembeda antara yang haq (benar) dan yang batil (salah), pengobat bagi berbagai macam penyakit, kabar gembira dan kabar ancaman bagi seluruh umat manusia tanpa terkecuali, yaitu berupa kitab suci Al-Qur'an yang diturunkan kepada nabi Muhammad saw sebagai nabi akhir zaman melalui perantaraan malaikat Jibril (ayat-ayat Qauliyah).
?
Ya, seharusnya kita semua bisa menggunakan potensi akal yang ada pada diri kita sendiri untuk berpikir (tafakur) tentang ayat-ayat kauniyah dan ayat-ayat qauliyah serta mencocokkan diantara keduanya.
?
Bagaimanakah proses penciptaan manusia oleh Allah Sang Maha Pencipta?
?
Surat Al-Alaq ayat 1 sampai dengan ayat 5, adalah lima ayat yang pertama kali turun untuk diwahyukan kepada nabi Muhammad saw:
?
QS. Al-Alaq (96): 1-5
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari 'segumpal darah' (alaqah). Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Mulia. Yang mengajarkan (manusia) dengan perantaraan pena (baca-tulis). Dia mengajarkan manusia apa-apa yang tidak diketahuinya.
?
Di ayat pertama, perintah ?membaca? dibarengi dengan kata ?menciptakan?. Siapakah yang diperintahkan Tuhan untuk membaca? Ya, nabi Muhammad SAW sebagai nabi yang ummi yang diperintahkan untuk membaca.
?
Di ayat kedua dijelaskan bahwa kita semua sebagai umat Muhammad SAW adalah umat yang juga diperintahkan untuk ?membaca? dan ?memperhatikan? segala yang Allah ciptakan (tafakur) yang terdapat di langit dan di bumi dan apa yang ada diantara keduanya termasuk apa yang Allah ciptakan pada penciptaan diri manusia itu sendiri yaitu berasal dari ?segumpal darah? yang menempel di dinding rahim atau sering dinamakan dengan ?alaqah?.
?
Dan siapakah yang menciptakan alam semesta dan segala isinya termasuk yang menciptakan manusia dari segumpal darah itu? Ya , Allah-lah Yang Maha Esa (1), yang menciptakan semua itu. Dia adalah Tuhan seluruh alam dan juga Tuhannya seluruh manusia di muka bumi ini.
?
Di ayat ketiga, perintah membaca diulangi lagi oleh Allah kepada nabi Muhammad saw, untuk menegaskan pentingnya proses membaca bagi semua manusia yang berakal untuk mempergunakan akalnya sebagaimana mestinya, agar mendapatkan kepahaman yaitu:
  1. Dari mana manusia berasal?
  2. Untuk apa manusia hidup?
  3. Kemana tujuan akhir manusia (hidup setelah mati)?
?
Pada ayat keempat, Allah akan selalu mengajarkan kepada seluruh manusia di muka bumi yang mau menggunakan potensi akal sehatnya melalui perantaraan ?pena Ilahi?, yaitu berproses dari: membaca dan menulis, secara terus menerus di setiap hembusan nafasnya dan waktu yang menghantarkannya hingga ajal menjemput nanti.
?
Di ayat ke lima adalah ayat yang menjelaskan tentang fitrahnya manusia sebagai makhluk yang kosong (0) dan penuh keseimbangan. Manusia lahir ke dunia tidak membawa apa-apa alias kosong dan dalam keadaan telanjang bulat. Saat mati pun manusia tidak membawa apa-apa, kecuali kain kafan yang membungkusnya.
?
Hanya Allah-lah Yang Maha Berilmu yang siap mengajarkan makhluk ciptaan-Nya yang kosong dengan berbagai ilmu, perumpamaan, hikmah, ujian dan cobaan disepanjang hidupnya sebagai bekal hidup di akhirat nanti.
?
Setiap manusia yang dilahirkan ke muka bumi ini adalah hasil perkawinan antara sel sperma ayah dan sel telur ibu dan berkembang di dalam rahim selama sembilan bulan.
?
Selama penciptaan di dalam rahim tersebut menurut Al-Qur'an, manusia melewati tiga fase kegelapan, yaitu:
?
1. Fase Embrio
?
Pada fase ini dimulai dari bertemunya sel sperma dan sel telur yang membentuk sebuah sel tunggal yang dikenal sebagai stem sel.?
?
Selama kurang lebih 60 hari, sel tunggal membelah secara terus menerus sehingga terbentuklah calon janin yang sudah mempunyai kepala, otak, indra, badan, tangan, kaki, sistem saraf dan organ-organ dasar lainya.
?
2. Fase Janin
?
Pada fase kedua ini embrio berkembang menjadi calon bayi yang lebih sempurna. Panca indra dan otaknya mengembang. Sistem saraf semakin terbangun kompleks. Pencernaan, jantung, liver dan paru-paru berkembang semakin sempurna.?
?
Jika pada fase embrio adalah fase pembentukan, maka pada fase janin adalah fase pengembangan.?
?
Fase ini terjadi saat berakhirnya fase embrio di hari ke-60 (dua bulan kehamilan) dan berakhir sekitar minggu ke 23 atau sekitar 4-5 bulan usia kehamilan. Pada fase janin ini bayi sudah bisa bersuara, bisa mendengar, matanya sudah ?merem melek? dan gelombang pada otaknya sudah bisa terdeteksi dari luar.
?
3. Fase Bayi
?
Fase ini adalah fase untuk mempersiapkan kelahiran yang dimulai dari minggu ke-24 sampai dengan minggu ke-40.?
?
Pada fase inilah fase penyempurnaan sehingga seluruh fungsi-fungsi organ, mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut telah terbentuk sempurna. Berat seorang bayi-pun bertambah secara cepat oleh lapisan lemak yang menyeliputinya dan sudah siap ?untuk dilahirkan. Organ paru-paru juga dipersiapkan untuk bisa bernafas kelak di alam dunia atau di udara bebas.
?
Ya, sang calon bayi pun sudah siap terlahir ke dunia yang baru atau meninggalkan ketiga fase kegelapan tersebut.
?
Dan sang calon bayi pun berasal dari sebutir telur dari ibu dan 300 juta sperma dari ayah sekali pancarnya, tetapi hanya satu sperma saja yang berhasil masuk ke dalam sel telur yang kemudian bertemu dan bercampur menjadi satu sel (stem sel) yang membelah berpasang-pasang sehingga ketika mencapai angka delapan pasang, ia menuju ke dalam rahim.?
?
Yang melekat di dinding rahim inilah yang dinamakan ?segumpal darah (alaqah)?.
?
Berikut ini beberapa ayat di dalam Al-Qur'an yang ada hubungan dengan proses penciptaan manusia oleh Allah:
?
QS. Ath Thaariq (86): 5-7
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan? Dia DICIPTAKAN DARI AIR YANG TERPANCAR, yang keluar dari antara tulang sulbi dan tulang dada.
?
QS. Az Zumar (39): 6
Dia MENCIPTAKAN kamu dari NAFS YANG SATU (nafsin wahidatin) kemudian Dia jadikan daripadanya PASANGANNYA dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari hewan yang diternakkan (an'am). Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu KEJADIAN DEMI KEJADIAN dalam TIGA KEGELAPAN. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?
?
QS. Al Mu'minuun (23): 12-14
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu SARIPATI (berasal) dari tanah; Kemudian Kami jadikan saripati itu AIR MANI (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim); Kemudian AIR MANI itu Kami jadikan SEGUMPAL DARAH (Alaqah), lalu segumpal darah itu Kami jadikan SEGUMPAL DAGING, dan segumpal daging itu Kami jadikan TULANG BELULANG, lalu tulang belulang itu KAMI BUNGKUS dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
?
Masya Allah! Sungguh Luar Biasa! Begitu hebat proses penciptaan manusia secara sangat-sangat menakjubkan! Tahap demi tahap, kejadian demi kejadian dan dalam tiga fase kegelapan.
?
QS. An Nahl (16): 78
Dan Allah MENGELUARKAN kamu dari PERUT IBUMU dalam keadaan TIDAK MENGETAHUI SESUATU PUN, dan Dia memberi kamu PENDENGARAN, PENGLIHATAN dan KECERDASAN (AKAL), AGAR KAMU BERSYUKUR."
?
Silahkan lihat video berikut, dan sebaiknya anda harus menontonnya, supaya kita bisa menjadi orang-orang yang mau menggunakan akal kita tentang penciptaan diri kita yang kosong dan penuh keseimbangan ini, tahap demi tahap, kejadian demi kejadian dalam ?Tiga Kegelapan Penciptaan Manusia?, sehingga kita bisa ?bersyukur dan tersungkur dalam air mata? karena kita masih diberikan hidup di dunia ini oleh-Nya untuk dapat beriman dan beramal kebajikan sebanyak-banyaknya di sisa umur kita yang hanya sebentar di dunia ini.
?
Berikut link Youtube nya (jangan lupa siapkan tisu atau sapu tangan yaa...):
?
"Perkembangan Bayi Dalam Kandungan Anda":
?
https://youtu.be/_GImMg_Ytg0
?
Dan ternyata tiada yang sia-sia atas ciptaan-Mu ini ya Allah. Maka peliharalah kami semua dari siksa api neraka-Mu.
?
?
Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab
?
? Sumber:?
1. Kitab Al-Qur'an
2. Agus Mustofa dalam bukunya 'Bersyahadat Di Dalam Rahim'
?
Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
Penulis | Komposer | Pencipta Lagu | Praktisi Perbankan
?
Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia
3 September 2015
?

  • view 470