Bilangan 19 Dan Kode Rahasia Al-Qur'an

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Agama
dipublikasikan 19 Februari 2016
Bilangan 19 Dan Kode Rahasia Al-Qur'an

 

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang dan apa yang ada diantara keduanya maupun yang ada pada diri manusia, terdapat tanda-tanda Kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal.
 
Mereka selalu memikirkan tentang penciptaan Allah (bertafakur) sambil berdiri, duduk dan berbaring, sehingga nantinya mempunyai kepahaman yang mendalam untuk selalu mengingat Allah (dzikrullah), bahwa ternyata tiada yang sia-sia atas ciptaan-Nya.
 
Semua informasi tentang penciptaan alam semesta dan penciptaan manusia, sudah Allah kasih petunjuknya di dalam Al-Qur'an bagi orang-orang yang berakal (ulul albab) dan mau mengambil pelajaran.
 
Kadangkala kita hanya sekedar membaca Al-Qur'an dalam bahasa Arab nya saja dan melalui begitu saja berbagai informasi yang dikandung Al-Qur'an yang ada di dalam terjemahannya, baik berupa perumpamaan-perumpamaan bagi manusia atas ciptaan-Nya, petunjuk jalan yang lurus, pengobat dari berbagai macam penyakit, pembeda antara yang haq dan batil, dan sebagai kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan peringatan bagi orang-orang kafir (belum beriman) agar kembali ke jalan yang Allah ridhai.
 
Seringkali Allah membuat perumpamaan-perumpamaan di dalam Al-Qur'an agar kita sebagai hamba-Nya mau menggunakan semua potensi yang ada pada diri kita, seperti akal, pendengaran, penglihatan dan hati untuk bertafakur tentang penciptaan Allah yang terhampar di langit dan di bumi dan apa yang ada diantara keduanya termasuk penciptaan yang ada pada diri kita sendiri, agar tahu asal muasal penciptaan alam semesta dan penciptaan manusia sehingga mendapatkan kepahaman yang mendalam dan utuh bahwa tiada yang sia-sia atas ciptaan-Nya.
 
Sesuai dengan judul di atas yaitu: Bilangan 19 Dan Kode Rahasia Al-Qur'an, mari sama-sama belajar tentang perumpamaan bilangan 19 yang Allah berikan di dalam kitab suci Al-Qur'an, yang ternyata 19 adalah "Kode rahasia" yang mengunci Al-Qur'an itu sendiri agar tidak bisa dirubah atau dipalsukan oleh siapapun yang berniat merubahnya atau memalsukannya. Allah yang menurunkan dan Allah juga yang menjaga kesucian, kemurnian dan keotentikan dari Al-Qur'an.
 
QS. Al-Hijr (15): 9
"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Peringatan (Al-Qur'an), dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya (menjaganya)."
 
Al-Qur'an merupakan mukjizat nabi Muhammad SAW yang diturunkan Allah melalui malaikat Jibril. Al-Qur'an dimulai dengan kalimat Bismillahirrahmaanirrahiim yang terdiri dari 19 huruf hijaiyah:
1. Huruf ba
2. Huruf sin
3. Huruf mim
4. Huruf alif
5. Huruf lam
6. Huruf lam
7. Huruf Ha Besar
8. Huruf alif
9. Huruf lam
10. Huruf ra
11. Huruf ha
12. Huruf mim
13. Huruf nun
14. Huruf alif
15. Huruf lam
16. Huruf ra
17. Huruf ha
18. Huruf ya
19. Huruf mim
 
Selain huruf yang berjumlah 19, tanda bacanya pun juga terdiri dari 19 tanda baca. Tanda-tanda tersebut meliputi:
1.  Huruf bertitik                        : 3 tanda
2. Kasrah (tanda di bawah
    huruf berkosonan 'i')             : 6 tanda
3. Sukun (huruf mati)                : 3 tanda
4. Tasydid (penguat huruf /
     pengganti huruf dobel)       : 3 tanda
5. Fathah (tanda di atas
    huruf berkosonan 'a')           : 4 tanda
                                                      ------------- +
                                    Jumlah : 19 tanda
 
Kalimat Bismillahirrahmaanirrahiem tersusun dari empat kata, yaitu:
  1. Kata "Ismu" di dalam Al-Qur'an yang menyangkut Allah saja ada sebanyak 19 kali atau n x 19 = 1 x 19.
  2. Kata "Allah" di dalam Al-Qur'an ada sebanyak 2.698 (142 x 19 = 2.698).
  3. Kata "Ar-Rahman" yang mengenai Allah saja (dan pada ayat yang diberi nomor, seperti basmalah pada pembuka surat adalah ayat yang tidak bernomor ayat) ada sebanyak 57, yang merupakan kelipatan 19 juga (n x 19 = 3 x 19 = 57).
  4. Kata "Ar-Rahim" mengenai Allah saja dan pada ayat bernomor, ada sebanyak 114, di mana 114 adalah n x 19, yaitu 6 x 19.

Jika semuanya bisa kita tulis ringkasannya sebagai berikut:
1. Ismu                     =  001 x 19
2. Allah                     =  142 x 19
3. Ar-Rahman          =  003 x 19
4. Ar-Rahim             =  006 x 19
------------------------------------------------ +
Jumlah koefisien.   = 152 = 8 x 19
 
Maksudnya (1 + 142 + 3 + 6 = 152), di mana bilangan 152 ini sama dengan n x 19, yaitu 8 x 19.
 
Kalimat Bismillahirrahmaanirrahim sendiri sering kita gunakan untuk memulai sesuatu pekerjaan atau sebelum memegang sesuatu dengan tangan kita atau jika kita ingin berangkat untuk memulai perjalanan kita dengan kaki kita.
 
Ternyata di dalam penciptaan manusia pun angka 19 ada di kedua ruas jari tangan kita dan juga kedua ruas jari kaki kita. Masya Allah, tiada yang sia-sia atas ciptaan-Mu.
 
Ilustrasinya sebagai berikut (berlaku buat ruas jari tangan dan ruas jari kaki yang sebelah kanan dan kiri):
1. Jempol.                 :  3 ruas
2. Telunjuk.               :  4 ruas
3. Jari Tengah.         :  4 ruas
4. Jari Manis.           :  4 ruas
5. Jari Kelingking.    :  4 ruas
---------------------------------------------- +
Total.                         : 19 ruas
 
Sehingga pada dua tangan dan dua kaki kita ada bilangan 4 x 19 = 76. Dan surat Al-Insan yang berarti manusia, diletakkan pada nomor urut 76 dalam Al-Qur'an. Dan kalimat yang mengawali ketika kita hendak membaca Al-Qur'an dan bahkan hampir semua surat diawali dengan kalimat yang jumlah hurufnya 19. Yaitu kalimat Bismillahirrahmaanirrahiim.
 
Untuk itu sudahkah kita mengawali hari dengan nama-Nya? Sudahkah kita melakukan ibadah atau melakukan kebaikan dengan nama-Nya? Malukah kita menggenggam dan melangkah dengan nama-Nya tetapi masih mengerjakan keburukan,  berbuat jahat, berbuat berat sebelah atau tidak adil, serakah, berbuat maksiat, korupsi, merusak alam dan kejahatan lainnya.
 
Bahkan menyakiti dan membunuh sesama manusia dengan alasan kebencian, tidak se-agama, tidak segolongan, rasis dan alasan-alasan yang tidak masuk akal dan hanya menuruti hawa nafsunya saja dan mau dihasut, di adu domba oleh sifat-sifat setaniah.
 
Ingatlah, semua perbuatan ada konsekuensinya. Hanya perbuatan kita yang akan di balas oleh Allah. Perbuatan buruk akan dibalas secara seimbang, dan perbuatan baik akan dibalas berlipat ganda.
 
Jika masih sekedar niat buruk belum dibalas dan hanya niat baik saja yang sudah diganjar sebagai satu pahala kebaikan.
 
Maka benarlah firman Allah SWT:
 
QS. An-Nur (24): 24
"Pada hari, (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan."
 
Dan lagu karya alm. Chrisye & Taufik Ismail yang dinyanyikan sendiri oleh Chrisye menggambarkan semua itu:
 
Ketika Tangan Dan Kaki Berkata
 
Akan datang hari
Mulut dikunci
Kata tak ada lagi
 
Akan tiba masa
Tak ada suara
Dari mulut kita
 
Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
 
Tidak tahu kita
Bila harinya
Tanggung jawab, tiba...
 
Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kami
Mata hati kami
 
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya
Sempurna
 
Mohon karunia
Kepada kami
HambaMu
Yang hina
 
Sumber Youtube:
https://youtu.be/BOHJw6EYYlY
 
Jika kita masih melakukan perbuatan yang buruk dan penuh dosa, Allah Yang Maha Penyayang dan Maha Penerima Tobat masih memberikan kesempatan buat kita untuk kembali ke jalan yang lurus yang Allah ridhoi.
 
Untuk itu segeralah bertobat dengan tobatan nasuha, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan buruk dan bergelimang dengan dosa. Mengganti perbuatan keburukan dengan perbuatan kebaikan dimana saja, kapan saja dan kepada siapa saja tanpa memandang suku, agama, ras dan antar golongan.
 
Kembali tentang bilangan 19, ternyata bilangan tersebut disebut secara utuh di dalam Al-Qur'an di surat Al- Muddatsir ayat 30 dan 31. Mari kita baca, pelajari, renungkan, dan pahami bagaimana angka 19 itu sebagai pelajaran dan petunjuk serta perumpamaan. Mudah-mudahan Allah selalu memberikan taufik dan hidayah-Nya bagi orang-orang yang mau menggunakan akal dan hatinya secara simultan. Aamiin.
 
"Dan di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga)."
 
"Dan yang Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat; dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu; dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), "Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?" Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. Dan neraka Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia."
 
Semoga bermanfaat.... wallahu 'alam bishahwab
 
 
• Sumber:
  1. Kitab Al-Qur'an
  2. KH. Muhammad Sholikhin dalam bukunya 'Mukjizat Matematika Al-Qur'an'

Salam Hangat,
Hendro Noor Herbanto
Penulis | Komposer | Pencipta Lagu | Praktisi Perbankan
 
Ditulis @ Office, Matraman Jakarta Timur, 22 Juli 2015, bertepatan dengan 19 tahun masa kerja saya sebagai karyawan di Bank Danamon Indonesia (22 Juli 1996 - 22 Juli 2015)

Dilihat 473