Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Renungan 1 Januari 2018   15:08 WIB
2017 Tahun Kelahiran Dan 2018 Tahun Berhijrah

2017 Tahun Kelahiran Dan 2018 Tahun Berhijrah
Oleh: Hendro Noor Herbanto
 
Tulisan kali ini sebagai introspeksi bagi saya untuk mengingat kembali semua syahadat saya di tahun 2017 yang penuh momen cerita bersejarah bagi saya pribadi dan keluarga saya dimana ada tiga cerita yang kami syukuri sebagai anugerah terindah dalam hidup ini yaitu cerita tentang kelahiran.
 
Pertama. Pada bulan Februari 2017, anak kedua saya yang bernama Salwa Raihanna Nurrachma yang biasa dipanggil Hanna berhasil menorehkan karya dengan menjuarai lomba menyanyi sinden atau lomba pupuh sunda sekecamatan Cileungsi kabupaten Bogor Jawa Barat.
 
Prestasi ini diperoleh dengan latihan yang cukup keras dengan bimbingan guru dan belajar dari media video You tube serta didukung oleh sekolah tempat Hanna belajar yaitu SDIT Prayasqi Cileungsi. Hanna berhasil menyisihkan kurang lebih 24 peserta dari berbagai sekolah yang ada di kecamatan Cileungsi.
 
Kedua. Pada bulan Juli 2017, saya berhasil menerbitkan buku solo perdana saya yang berjudul "Arti Kehidupan". Alhamdulillah buku tersebut sebagai pembuktian bagi saya setelah saya berhasil mencoba dan memberanikan diri untuk mulai menulis berbagai tema sejak awal tahun 2015 dan membagikannya ke berbagai media sosial.
 
Buku bertema motivasi dan kisah inspirasi tersebut sebagian besar saya tulis dengan mengambil rujukan atau bersumber dari Al-Qur'an sebagai ayat-ayat Kauniyah, dari alam semesta sebagai ayat-ayat Kauliyah, dari membaca buku-buku ilmiah dan motivasi dan dari pengalaman hidup yang pernah penulis alami sendiri.
 
Cover buku "Arti Kehidupan" sendiri dibuat oleh anak pertama saya yang bernama Salma Raihany Nurhamidah atau yang biasa dipanggil Hany yang bersekolah di SMKN 1 Cileungsi jurusan multimedia.
 
Ketiga. Pada bulan November 2017, adalah tanggal bersejarah bagi kami sekeluarga karena anak ketiga saya lahir. Saya bersama istri yang bernama Indah Ayu Aisyah berhasil membuktikan syahadat kami tentang tanda-tanda kebesaran-Nya yang terdapat pada:
  1. Al-Qur'an pada kisah Nabi Zakaria pada saat meminta tanda untuk memiliki keturunan dan Allah memberikan tanda dengan kalimat "tiga hari".
  2. Dunia Kedokteran pada masa subur perempuan melalui perhitungan 28: 2 = 14 dan 14 hari ditambah dan dikurangi dengan satu hari menjadi hari ke 13, 14 dan 15, dimana di antara tanggal "tiga hari" tersebut setiap bulannya sebutir telur keluar dari indung telur perempuan dan siap dibuahi sperma pasangan prianya.
  3. Peredaran Bulan dari sabit tipis saat hilal awal terlihat sampai sabit tipis akhir atau hilal akhir terlihat yang terjadi selama 27 hari, lalu di hari ke-28 bulan kehilangan cahayanya karena tidak lagi mendapatkan sinar matahari. Di pertengahan bulan saat intensitas cahaya bulan paling besar antara 97-100 persen yang terjadi selama tiga hari, bulan mengalami purnama selama "tiga hari" di setiap tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan pada kalender hijriyah.
 
Ya, tanda "tiga hari" tersebut menjadi kunci untuk membuka sedikit sekali ilmu pengetahuan dari Allah yang Maha Luas tentang hal penciptaan manusia untuk bisa saya buktikan dan saya syahadatkan dengan berkolaborasi bersama istri yaitu dengan kelahiran anak saya yang ke-"tiga" di tanggal "tiga" November 2017 melalui perumpamaan tanda "tiga" hari. Masya Allah!
 
Dan kami beri nama anak ketiga kami dengan nama Shafira Nadia Nursyahida. Shafira berarti "permata safir". Nadia berarti "perempuan yang agung". Dan Nursyahida berarti "syahadat atas cahaya bulan purnama". Jika dirangkai menjadi satu bermakna, "perempuan bermata safir yang agung dan terlahir saat bulan purnama".
 
Demikian pembuktian dari syahadat saya selama 11 tahun lamanya (jarak anak kedua dengan anak ketiga berjarak 11 tahun) dan harapan kami semoga para pembaca yang baik hati yang belum diberi keturunan semakin banyak yang bisa memperoleh keturunan dan mau belajar, berproses serta sabar dan tawakal terhadap hasil dari setiap ikhtiar untuk selalu bersyukur dan memantaskan diri serta berserah diri dari apa rezeki yang DIA kehendaki terjadi dan berikan kepada kita tanpa perhitungan. Aamiin.
 
Awal tahun 2018 menjadi momen bersejarah juga bagi saya untuk memulai berusaha di tempat yang baru setelah kurang lebih 21 tahun lamanya saya bekerja di Bank Danamon.
 
Tahun 2018 inilah tahun hijrah saya. Tahun dimana semua dimulai dengan hal-hal yang baru, hal-hal yang bisa membawa kebenaran dan kebaikan bagi saya.
 
Insyaallah, hijrah saya di tempat yang baru bisa membawa perubahan besar bagi saya pribadi untuk membawa manfaat bagi keluarga, banyak orang dan alam sekitar.
 
Tahun 2018 ini pula saya ingin merealisasikan 2  judul buku bisa terbit dari 5 judul buku yang saya rencanakan.
  1. Semesta Bertasbih
  2. Semua Perempuan Bisa Hamil
  3. Baca-Tulis Sebagai Ciri Manusia Modern
  4. Ikhtiar Cinta
  5. Tersungkur Dalam Air Mata
 
Insyaallah diijabah dan ridhoi-Nya dari doa, harapan dan ikhtiar hijrah saya ke arah yang lebih baik lagi. Aamiin allahumma aamiin.
 
Semoga bermanfaat. Wallahu a’lam bishshawab.

Salam hangat,
Hendro Noor Herbanto

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia, 1 Januari 2018 / 13 Rabi'ul Akhir 1439 H di saat bulan mulai purnama penuh (full moon)

*Note:
Jika artikel ini bermanfaat, sila dibagikan dan marilah kita semua sama-sama belajar dan berproses serta berlomba-lomba dalam menyebarkan pesan kebenaran dan kebaikan kepada seluruh alam.
 

Karya : Hendro Noor Herbanto