Tergoda Ayat-Ayat Yang Dijual Dengan Harga Murah

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Agama
dipublikasikan 31 Agustus 2017
Tergoda Ayat-Ayat Yang Dijual Dengan Harga Murah


Mereka memperjualbelikan ayat-ayat Allah dengan harga murah, lalu mereka menghalang-halangi (orang) dari jalan Allah. Sungguh, betapa buruknya apa yang mereka kerjakan.[Q.S. At-taubah (9): 9]

 
Fenomena modus penipuan menggunakan ayat-ayat dari kitab suci kembali terjadi, dimana para korban calon peserta umroh dipancing dengan promosi yang dilakukan penyelenggara secara masiv, curang, tidak transparan dan berbohong dengan suatu metode tertentu yang seolah-olah harganya bisa begitu murahnya dari yang telah ditentukan oleh pemerintah.
 
Kasus penipuan berkedok agama kali ini dilakukan agen perjalanan umroh First Travel, dimana jika ditotal nominal kerugian yang diderita para korban mencapai nilai hampir 1 trilyun rupiah. Bahkan yang lebih hebat lagi adalah jumlah korban yang mencapai puluhan ribu orang!
 
Menurut data dari Departemen Agama RI, setiap tahunnya ibadah umroh yang berasal dari Indonesia memberangkatkan sekitar 900 ribu sampai 1 juta jamaah umroh. Kuota yang diperoleh dari pemerintah Arab Saudi untuk ibadah haji Indonesia sekitar 200 ribu jamaah setiap tahunnya.
 
Kekurangan kuota untuk haji dan lamanya menunggu antrian haji sampai bertahun-tahun dapat dialihkan ke ibadah umroh. Dan bisnis penyelenggaraan ibadah umroh inilah yang sangat menggiurkan.
 
First Travel menetapkan biaya untuk para calon peserta umroh sekitar 14 sampai 15 jutaan rupiah perorang. Bayangkan besarnya selisih harga dengan biaya umroh yang telah ditetapkan pemerintah yaitu berkisar antara 22 sampai 25 juta rupiah. Ada selisih harga sebesar 8 sampai 10 juta rupiah.
 
Belum lagi skema Ponzi yang diterapkan First Travel. Belum lagi biaya yang harus dikeluarkan untuk komisi agen yang merekrut para calon. Belum lagi keuntungan buat First Travel sendiri. Bahkan uang para calon jamaah umroh pun tidak luput juga dikonversi ke dalam gaya hidup mewah pemilik First Travel dan dibelikan beberapa aset untuk dikorupsi karena manajemen yang buruk dan tidak adanya fungsi control yang baik dan transparan dalam menjalankan bisnisnya.
 
img-1503797616.jpg
Sila klik link disini: https://promonavigator.co.id/ref/b7e9399c7ecac01f
 
Padahal, Allah sudah seringkali memperingatkan kita semua agar selalu melakukan proses tabayyun atau klarifikasi dari berita yang datang kepada kita agar kita semua dapat terhindar dari fitnah atau tidak mencelakakan orang lain akibat kebodohan kita sendiri.
 
Q.S. Al-Hujuraat (49): 6
Wahai orang-orang yang beriman! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
 
Padahal Allah sudah membekali kita dengan akal dan menurunkan buku manual yang mudah dipelajari secara tartil, tetapi kita semua malah melalaikan akan tanda-tanda petunjuk-Nya itu yang mengakibatkan kita tersesat.
 
QS. Yusuf (12): 111
Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.
 
Padahal Allah sudah memperingatkan dalam Al-Qur'an agar beragama dan menyembah-Nya secara totalitas berserah diri, bukan menyembah-Nya hanya di tepi saja yaitu jika mendapat kebaikan maka ia merasa itu akibat dari kehebatannya dan melupakan Allah. Tetapi jika mendapat musibah, ia berbalik ke belakang dan menyalahkan orang lain, bahkan menyalahkan Allah atas kejadian yang dialaminya.
 
QS. Al-Hajj (22): 11
Dan di antara manusia ada orang yang menyembah Allah dengan berada di tepi; maka jika ia memperoleh kebajikan, tetaplah ia dalam keadaan itu, dan jika ia ditimpa oleh suatu bencana, berbaliklah ia ke belakang. Rugilah ia di dunia dan di akhirat. Yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
 
Ya, jangan beragama sekadar ikut-ikutan menuruti bisikan setan yang terkutuk. Setan adalah seburuk-buruknya teman yang selalu menggoda manusia agar mereka tersesat jauh. Maka jangan jadikan setan sebagai teman, tetapi jadikan ia sebagai musuh.
 
Perangi ego dalam diri kita sendiri dan tahan hawa nafsu serakah mau untung dengan harga promosi umroh yang murah yang tidak masuk akal. Jangan mau diiming-imingi janji surga atau janji-janji penuh tipu daya setan. Karena setan akan selalu mengajak golongannya masuk ke dalam api neraka.
 
QS. Fatir (35): 6
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia sebagai musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.
 
Ya, lebih baik kasus kali ini dapat kita ambil hikmah dan pelajarannya serta segera terselesaikan dengan baik, agar kedepannya tidak terulang lagi.
 
img-1503833368.jpg
Silsa klik link berikut: Buku Arti Kehidupan
 
Buat para korban, jangan mudah tergoda dengan harga murah yang ditawarkan agen atau travel perjalanan umroh, lakukan proses tabayyun sebelum memutuskan. Semoga Allah memudahkan segala urusan kita dan dapat kembali memenuhi undangan-Nya untuk menunaikan niat ibadah ke tanah suci.
 
Buat para agen perjalanan umroh, para agen dan para pelaku praktisi umroh serta pemerintah dan juga kita semua agar jangan membodohi dan menjual ayat-ayat Allah dengan promosi murahan serta silau akan keuntungan semata yang menyebabkan kita celaka akibat perbuatan tangan kita sendiri.
 
Q.S. Al-Baqarah (2):79
Maka celakalah orang-orang yang menulis kitab dengan tangan mereka (sendiri) kemudian berkata, "Ini dari Allah," (dengan maksud) untuk menjualnya dengan harga murah. Maka celakalah mereka karena tulisan tangan mereka dan celakalah mereka karena apa yang mereka perbuat.
 
Jadilah pribadi yang melayani dengan hati dan mari kita upgrade diri kita untuk membekalinya dengan pengetahuan dan seluk beluk dunia umroh dan haji agar dapat mengedukusi para calon jamaah supaya mendapat penjelasan yang jujur, terang dan amanah. Bukan penjelasan yang curang, ditutup-tutupi dan khianat.
 
Ingatlah niat suci para calon jamaah! Ingatlah peringatan keras dan ancaman neraka bagi para pelaku yang menjual ayat-ayat suci-Nya dengan harga murah! Ingatlah tujuan ibadah untuk memenuhi panggilan-Nya pergi ke tanah suci!
 
Terakhir buat para pelaku penipuan. Bersikaplah koperatif untuk menerangkan kepada pihak kepolisian, ke mana saja aliran dana para korban dialihkan, supaya bisa dikembalikan kepada siapapun korbannya yang sudah dirugikan. Bertobatlah dan mohon ampunan-Nya dan berjanji untuk tidak mengulangi kembali dan menggantinya dengan perbuatan yang lebih baik. Sungguh, Tuhan itu Maha Pengampunan, Maha Penyayang.
 
Q.S. Al-An'aam (6): 54
Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami datang kepadamu, maka katakanlah, "Salamun alaikum (selamat sejahtera untuk kamu)." Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya, (yaitu) barang siapa berbuat kejahatan di antara kamu karena kebodohan, kemudian dia bertobat setelah itu dan memperbaiki diri, maka Dia Maha Pengampun, Maha Penyayang.
 
 
Semoga bermanfaat.Wallahu alam bishshawab.
 
 
Ditulis @Cileungsi Bogor, 26 Agustus 2017 / 4 Dzulhijah 1438 H
 

Jika artikel ini bermanfaat, sila dibagikan dan marilah kita semua sama-sama belajar dan berproses serta berlomba-lomba dalam menyebarkan pesan kebenaran dan kebaikan kepada seluruh alam.

 

- See more at: http://hendronoorherbanto.com/tergoda-ayat-ayat-yang-dijual-dengan-harga-murah-detail-52145.html#sthash.aNQmTOmf.dpuf

  • view 29