Akibat Jika Tidak Menyaring Informasi

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Renungan
dipublikasikan 28 Februari 2017
Akibat Jika Tidak Menyaring Informasi

Seringkali kita melihat komentar-komentar yang ada di laman media sosial dengan nada yang penuh amarah dan konotasi negatif dengan berkata kotor, sumpah serapah, membicarakan orang lain yang belum tentu mengandung kebenaran, bahkan banyak yang menimpali kembali dan memanas-manaskan situasi tanpa mencoba untuk menyaring berita yang masuk dengan pikiran jernih dan hati yang bersih.

 

Bukankah sebaiknya kita harus melakukan cek dan cek kembali atas segala informasi yang kita baca melalui mata dan kita dengar melalui telinga dan menyaringnya di dalam hati sebelum membalas komentar atau menyebarkannya?

 

Bukankah ketiga penerima sinyal tersebut diciptakan Tuhan supaya kita bisa menjadi pribadi yang mau memahami semua fenomena alam ini, pribadi yang tidak mudah terhasut, pribadi yang tidak mau mengadu atau diadu domba, pribadi yang mau menebarkan banyak kebenaran-kebaikan-kemanfaatan, pribadi yang sabar, pribadi yang tidak mementingkan ego pribadi dan mau menang sendiri dan pribadi yang menjadi rahmat bagi seluruh alam.

 

Bukankah kita dilarang untuk menyebarkan fitnah yang efeknya lebih kejam dari membunuh. Bukankah kita diseru untuk menjauhi segala prasangka! Karena sebagian dari prasangka itu adalah dosa.

 

Bukankah kita diseru agar jangan mencari-cari kesalahan orang lain dan jangan ada diantara kita yang menggunjing sebagian yang lain. Tentu kita merasa jijik dan tidak mau memakan daging saudara kita yang sudah mati.

 

Jangan sampai rasa benci, rasa dendam, rasa iri, rasa dengki, dan merasa lebih baik dari yang lain membuat kita bersikap tidak adil. Berbuat adillah karena itu lebih dekat kepada takwa.

 

Ya, berhati-hati dan bijaksanalah menggunakan media apapun di laman sosial maupun di keseharian kita, karena sesungguhnya ketiga alat penerima sinyal tersebut (pendengaran, penglihatan, dan hati nurani) akan dimintakan pertanggungjawabannya. Sungguh,Tuhanmu Mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan.

 

QS. Al-Isrā (17): 36
Dan janganlah kamu mengikuti sesuatu yang tidak kamu ketahui. Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya.

 

Semoga bermanfaat... Wallahu a’lam bishshawab

 

Salam hangat,
HNH

 

Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia, 28 Februari 2017 / 1 Jumadil Akhir 1438 H

  • view 113