Andai Bulan Bisa Bicara

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Renungan
dipublikasikan 07 Februari 2017
Andai Bulan Bisa Bicara

Andai bulan bisa bicara.... Ia akan katakan kepada semua orang bahwa hilal (bulan baru) sudah terlihat sehingga tidak ada lagi perbedaan menentukan puasa Ramadhan, Idul Fitri dan Idul Adha.
 
Andai Bulan Bisa Bicara.... Ia akan menginformasikan kepada umat manusia di bumi bahwa sebentar lagi ia akan terbelah dan hari Kiamat pun akan segera tiba.
 
Andai Bulan Bisa Bicara.... Ia akan katakan bahwa ia bersama malam dan siang (hari) serta matahari sebagai dasar perhitungan waktu yang menandakan penanggalan: hari/bulan/tahun atau biasa disingkat: dd/mm/yyyy. Contoh: 07/02/2017.
 
Andai Bulan Bisa Bicara.... Ia akan katakan bahwa tanda kebesaran-Nya dalam hal awal penciptaan manusia yaitu menentukan masa subur perempuan saat indung telur mengeluarkan telurnya satu butir setiap bulannya dan siap dibuahi sperma, akan terjadi saat bulan purnama di tiga hari yang terang benderang, yaitu bisa di hari ke-13 atau hari ke-14 atau hari ke-15 yang mulai dihitung saat hari pertama berhentinya haid pada perempuan atau berupa perumpamaan di saat hilal (bulan baru) terlihat.
 
Tetapi ternyata bulan tetap diam membisu.... dan membisikkan kepada para ulul albab (orang-orang berakal) untuk mentafakuri dan mempelajarinya dari sumber segala sumber kebenaran tertinggi yang langsung Tuhan turunkan kepada utusannya yang mulia Nabi Muhammad Saw berupa Kitab Suci Al-Qur'an dan ditambah hasil syahadat (menyaksikan) secara langsung pada ayat-ayat semesta yang ada di langit dan di bumi serta apa yang ada diantara keduanya, serta ditambah dengan buku-buku karya ilmiah sebagai sumber lainnya.
 
Ya, andai saja bulan bisa bicara.... Tentu saya tidak perlu membaca buku-buku yang halamannya sampai ratusan itu.
 
Ya, terima kasih bulan.... Andai engkau bisa bicara, tentu aku tidak mau dan malas membaca, padahal warisan agung dari Baginda Rasulullah Saw adalah perintah membaca (iqra').
 
Ya, terima kasih bulan.... engkaulah inspirasi tulisanku kali ini.
 
# Sumber bacaan:
  1. Al-Qur'anulkarim - Al-Ihsan (Al-Qur'an Perkata Transliterasi). Penerbit Cordoba.
  2. Mengintip Bulan Sabit Sebelum Maghrib. Karya: Agus Mustofa. Penerbit Padmapress.
  3. Penanggalan Islam - Peradaban Tanpa Penanggalan, Inikah Pilihan Kita? Karya: Muh. Hadi Bashori. Penerbit Quanta.
  4. Jangan Asal Ikut-ikutan Hisab & Rukyat. Karya: Agus Mustofa. Penerbit Padmapress.
  5. DIA Dimana-mana - "Tangan" Tuhan Dibalik Setiap Fenomena. Karya: M. Quraish Shihab. Penerbit Lentera Hati & Pusat Studi Al-Qur'an.
  6. Miracle Of The Quran - Keajaiban Al-Qur'an Mengungkap Penemuan-Penemuan Ilmiah Modern. Karya: Caner Taslaman (Peneliti dan Penulis Bestseller di Turki untuk Tema-Tema Filsafat Sains dan Sosiologi Agama). Penerbit Mizan.
  7. Nalar Ayat-Ayat Semesta - Menjadikan Al-Qur'an Sebagai Basis Konstruksi Ilmu Pengetahuan. Karya: Agus Purwanto, D. Sc. (Ahli Fisika Teoritis, Lulusan Universitas Hiroshima, Jepang). Penerbit Mizan.
https://youtu.be/2HeVUfsLDfI
 
Semoga bermanfaat... Wallahu a’lam bishshawab
 
Salam hangat,
HNH
 
Ditulis @ Cileungsi Bogor - Indonesia, 07 Februari 2017 / 10 Jumadil Ula 1438 H

  • view 78