Never Give Up!

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Motivasi
dipublikasikan 07 November 2016
Never Give Up!

Bermimpi bukan hanya terjadi di alam bawah sadar atau pada saat kita tidur. Tidak semua orang dapat mengalami mimpi pada saat ia tidur.
 
Lalu kapan kita bisa bermimpi setiap hari? Ya, pada saat kita sadar atau berada di alam sadar dan mempunyai impian terhadap sesuatu.
 
Lalu bagaimana caranya agar mimpi kita bisa menjadi kenyataan? 
 
PERTAMA, mulailah dengan berdoa kepada-Nya dengan rendah hati dan suara yang lembut agar Allah mau membantu mengabulkan mimpi kita.
 
Dengan berdoa kita menyadari kelemahan kita dihadapan-Nya. Dengan berdoa kita menyadari bahwa tiada daya dan upaya melainkan hanya pertolongan Allah semata.
 
KEDUA. Tunjuk satu bintang di langit yang tinggi. Mulailah menentukan arah tujuan yang tepat. Bermimpilah yang tinggi sekalian, jangan sekadar bermimpi yang kecil.
 
Dengan bermimpi yang tinggi atau besar kita sudah menetapkan target yang tidak biasa alias target yang luar biasa. 
 
Misalkan kita bermimpi menjadi presiden, jika tidak tercapai mungkin bisa menjadi menteri, atau jika tidak tercapai juga kita bisa menjadi gubernur, atau minimal kita bisa menjadi camat.
 
Jika hanya bermimpi yang kecil misal menjadi ketua RT, jika tidak tercapai kita bisa menjadi kepala rumah tangga/ibu rumah tangga biasa yang kebanyakan orang mampu melakukannya, itupun jika kita telah menikah.
 
KETIGA. Persiapkan dan selalu meng-upgrade diri kita dengan baik dan benar. Langkah ini berguna agar mimpi kita tetap terfokus dan tidak terpengaruh oleh pikiran negatif diri sendiri dan hasutan dari orang lain yang bisa membuat kita ragu atau berhenti melangkah dan menghambat tujuan mimpi kita.
 
KEEMPAT. Mulailah dari langkah satu. Langkah kedua dan seterusnya tidak akan terjadi jika tidak dimulai dari langkah pertama. Jika kita tidak segera memulai atau ragu untuk melangkah itu artinya kita tetap menjadi angka nol yang hanya menjadi sebuah potensi dasar alias hanya menjadi energi potensial yang tersimpan dan enggan digunakan.
 
KELIMA. Mengalami berbagai kegagalan. Contohnya jika ada seorang bayi yang belum bisa berdiri dan berjalan, ia akan terus belajar dari tengkurap, lalu merangkak, kemudian memegang tembok dan jatuh bangun mengalami proses tersebut. Bayi tidak pernah mengeluh, jika terjatuh ia bangkit lagi dan akan terus berproses berdiri sampai akhirnya bisa berjalan.
 
 
Atau jika ada seorang anak yang bermimpi bisa naik sepeda. Ia pasti mengalami jatuh bangun untuk mewujudkan mimpinya tersebut. Dengkul dan siku yang berdarah tak pernah dihiraukannya karena itu semua bagian dari proses belajar keseimbangan.
 
Ya, jadikan kegagalan hal yang biasa saja. Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Keberhasilan bayi bisa berjalan dan anak bisa naik sepeda seperti contoh di atas didapat dari banyak kegagalan yang dialaminya. 
 
Kesulitan-kesulitan dari kegagalan tersebut sekarang ini saat anda membaca tulisan ini sudah berganti menjadi berbagai kemudahan yang kita rasakan. Kita bisa berjalan kemanapun kita mau. Kita bisa mengendarai kendaraan bermotor roda dua pun kini bisa kita lakukan dengan mudahnya.
 
KEENAM. Hadapi segala rintangan yang menghadang. Jangan takut akan ketinggian ataupun kesulitan, karena gunung yang tinggi harus dicapai dengan bersusah payah menaikinya. Bertemu sungai yang deras, batuan yang terjal, jurang yang curam atau bertemu dengan binatang buas.
 
KETUJUH. Realisasikan mimpi dengan kerja keras dan semangat pantang menyerah. Jika saja Thomas Alfa Edison berhenti merealisasikan mimpi dan menyerah di percobaan yang ke 9.999 kali, maka dapat dipastikan kita tidak akan bisa menikmati penerangan dari lampu temuannya.
 
Jadi, mulailah melangkah dan jangan ragu apalagi berhenti mengejar mimpi. Karena mimpi tidak bisa kita raih jika berdiam diri dan hanya sebatas mimpi. Impian yang sesungguhnya ternyata ada di kehidupan nyata, bukan pada saat kita tidur.
 
Jangan berputus asa dari rahmat Allah. Teruslah berdoa dan berusaha meraihnya. Tetap semangat dan jangan pernah menyerah sebelum impianmu tercapai.
 
 
Semoga bermanfaat….wallahu ‘alam bishawab.
 
HNH
Ditulis @Cileungsi Bogor, 06 November 2016 / 06 Shaffar 1438 H

  • view 164