Array
(
    [data] => Array
        (
            [post_id] => 19132
            [type_id] => 1
            [user_id] => 565
            [status_id] => 1
            [category_id] => 6
            [project_id] => 0
            [title] => Al-Quran Sangat Memuliakan Perempuan
            [content] => 
Al-Quran Sangat Memuliakan Perempuan
 
Allah sering kali di dalam Al-Qur'an menjelaskan suatu hal dengan membuat perumpamaan-perumpamaan agar kita sebagai makhluk yang berakal, mau menggunakan potensi akal kecerdasannya tersebut dan mau mengambil pelajaran darinya. 
 
Ya, kata "perumpamaan" dengan kata "orang yang berpikir/berakal" sering kali disandingkan di dalam Al-Qur'an.
 
QS. Yunus (10): 24
 
Sesungguhnya perumpamaan kehidupan duniawi itu hanya seperti air (hujan) yang Kami turunkan dari langit, lalu tumbuhlah tanaman-tanaman Bumi dengan subur (karena air itu), di antaranya ada yang dimakan manusia dan hewan ternak. Hingga apabila Bumi itu telah sempurna keindahannya, dan berhias, dan pemiliknya mengira bahwa mereka pasti menguasainya (memetik hasilnya), datanglah kepadanya azab Kami pada waktu malam atau siang, lalu Kami jadikan (tanaman)nya seperti tanaman yang sudah disabit, seakan-akan belum pernah tumbuh kemarin. Demikianlah Kami menjelaskan tanda-tanda (kekuasaan Kami) kepada orang yang berpikir.
 
QS. Hud (11): 24
 
Perumpamaan kedua golongan (orang kafir dan mukmin), seperti orang buta dan tuli dengan orang yang dapat melihat dan dapat mendengar. Samakah kedua golongan itu? Maka tidakkah kamu mengambil pelajaran?
 
QS. Al-Hasyr (59): 21
 
Sekiranya Kami turunkan Al-Qur'an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah-belah disebabkan takut kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia agar mereka berpikir.
 
QS. Al-'Ankabut (29): 43
 
Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buat untuk manusia; dan tidak ada yang akan memahaminya kecuali mereka yang berilmu.
 
Potensi akal kecerdasan yang dipunyai seluruh manusia di muka bumi tanpa terkecuali inilah yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya seperti binatang dan tumbuhan.
 
Dengan potensi akal, manusia bisa berpikir, bisa melakukan hitung-hitungan bisnis, bisa belajar sesuatu, bisa menghasilkan karya-karya yang bermanfaat, bisa berbudaya, berbangsa dan bernegara, dan lain sebagainya termasuk bisa merancang masa depannya, apakah mau masuk surga atau neraka?
 
Ya, dengan perumpamaan inilah kita diajari oleh Allah untuk dapat memaksimalkan "potensi akal" untuk berpikir (tafakur) tentang ciptaan Allah yang terhampar di langit dan di bumi supaya kita bisa menjadi orang-orang yang beruntung dan dapat mengambil pelajaran.
 
Kali ini kita sama-sama belajar tentang empat nama surat awal di Al-Qur'an yang ternyata berbicara lebih banyak tentang perempuan daripada laki-laki.
 
Tahukah anda bahwa dari 114 surat yang ada di dalam Al-Qur'an, tiga surat dari empat surat awal mempunyai arti tentang "Perempuan", sedangkan surat satunya lagi mempunyai arti tentang "Laki-laki".
 
Ke empat surat itu adalah:
  1. Al Fatihah yang artinya Ummul Kitab
  2. Al Baqarah yang artinya Sapi Betina
  3. Ali Imran yang artinya Keluarga Imran
  4. An Nisa yang artinya Wanita
 
Surat Al Fatihah adalah surat pertama di dalam Al-Qur'an yang mempunyai arti "Pembukaan" karena surat tersebut ada di awal. Semua shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunah, setiap rakaat shalatnya menggunakan surat ini.
 
Al Fatihah juga sering dinamakan sebagai Ummul Kitab atau Kitab Induk karena dia merupakan "Induk (Ibu)" dari semua isi Al-Quran. 
 
Surat Al-Baqarah adalah surat yang berada diurutan ke-2 dalam Al-Qur'an. Surah ini merupakan surah dengan jumlah ayat terbanyak dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 286 ayat, 6.221 kata, dan 25.500 huruf dan tergolong surah Madaniyah. 
 
Surat Al-Baqarah artinya "Sapi Betina", sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada kaumnya Nabi Musa yaitu Bani Israil (ayat 67-74). 
 
Surat Ali Imran adalah surah ke-3 dalam Al-Qur'an. Surah ini terdiri dari 200 ayat dan termasuk surah Madaniyah. Dinamakan Al-Imran karena memuat kisah keluarga Imran yang di dalam kisah itu disebutkan kelahiran Nabi Isa, persamaan kejadiannya dengan Nabi Adam, kenabian dan beberapa mukjizatnya, serta disebut pula kelahiran Maryam binti Imran, ibu Nabi Isa. 
 
Imran adalah nama dengan jenis kelamin laki-laki. "Ali Imran" adalah kepala keluarganya.
 
Surat terakhir dari empat surat pertama ditutup dengan surat An-Nisa yang  terdiri atas 176 ayat dan tergolong surah Madaniyyah. Dinamakan An-Nisa atau "Perempuan" karena dalam surah ini banyak dibicarakan hal-hal yang berhubungan dengan perempuan dibanding dengan surat-surat yang lain.
 
Lalu, mengapa hanya empat surat awal saja yang dijadikan perumpamaan? Karena angka 4 adalah angka keseimbangan dan berada tepat di tengah-tengah dari angka 1 sampai dengan angka 7.
 
Keseimbangan dapat terjadi jika di sisi kiri dan sisi kanannya mempunyai jumlah atau berat yang sama, atau dapat dirumuskan sebagai berikut:
 
        4
123 | 567
 
Allah seringkali menginformasikan di dalam Al-Qur'an menciptakan alam semesta ini berjumlah tujuh, seperti menciptakan langit dan bumi sebanyak 7 lapisan, menciptakan warna pelangi sebanyak 7 warna (merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila dan ungu), dan menciptakan suara sebanyak 7 nada suara (do, re, mi, fa, sol, la dan si).
 
QS. Al-Baqarah (2): 29
 
Dialah (Allah) yang menciptakan segala apa yang ada di bumi untukmu, kemudian Dia menuju ke langit, lalu Dia menyempurnakannya menjadi tujuh langit. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
 
QS. Al-Isra (17): 44
 
Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun.
 
QS. At-Talaq (65): 12
 
Allah yang menciptakan tujuh langit dan dari (penciptaan) bumi juga serupa. Perintah Allah berlaku padanya, agar kamu mengetahui bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu, dan ilmu Allah benar-benar meliputi segala sesuatu.
 
Termasuk Dia menciptakan 7 ayat yang dibaca berulang-ulang yaitu surat Al-Fatihah.
 
QS. Al-Hijr (15): 87
 
Dan sungguh, Kami telah memberikan kepadamu tujuh (ayat) yang (dibaca) berulang-ulang dan Al-Qur'an yang agung.
 
Semoga dengan perumpamaan-perumpamaan tersebut kita semua dapat mengambil hikmah dan pelajaran. Dan hanya orang-orang berakal sehat saja yang dapat mengambil pelajaran dari-Nya.
 
Dan sesungguhnya Kitab Suci Al-Qur'an itu sangat memuliakan perempuan.
 
Baca juga tulisan berikut: 
http://hendronoorherbanto.com/ternyata-angka-4-merupakan-angka-keseimbangan-detail-27713.html
 
http://hendronoorherbanto.com/muliakanlah-selalu-ibumu-3x-dan-ayahmu-1y-detail-12454.html
 
 
Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab
 
Ditulis @Cileungsi Bogor, 03 Agustus 2016 / 29 Syawal 1437 H
 
HNH

 

[slug] => al-quran-sangat-memuliakan-perempuan [url] => [is_commented] => 1 [tags] => None [thumb] => file_1470394474.jpg [trending_topic] => 0 [trending_comment] => 0 [total_viewer] => 380 [issued] => 0 [author] => Hendro Noor Herbanto [username] => Hendro_Noor_Herbanto [avatar] => file_1503491634.png [status_name] => published [category_name] => Motivasi [type_name] => article [kode_multiple] => [total_comment] => 0 [total_likes] => 2 [created_at] => 2016-08-05T17:54:34+07:00 [updated_at] => 2018-10-03T13:41:03+07:00 [deleted_at] => ) [process_time] => 31.722875ms [status] => 200 )