Sungguh Beruntung Bagi Yang Menerimanya Dengan Tangan Kanan

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Motivasi
dipublikasikan 04 Juli 2016
Sungguh Beruntung Bagi Yang Menerimanya Dengan Tangan Kanan

Sungguh Beruntung Bagi Yang Menerimanya Dengan Tangan Kanan
 
Alam semesta berupa langit dan bumi serta apa yang ada diantara keduanya adalah ciptaan Sang Maha Pencipta. 
 
Diciptakan melalui ledakan besar dan sekarang ini efek dari ledakan besar tersebut masih terasa dengan ditandai mengembangnya langit dan benda-benda angkasa luar termasuk bumi ke segala arah.
 
QS. Al-Anbiya (21): 30
Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwa langit dan bumi keduanya dahulu menyatu kemudian Kami pisahkan antara keduanya; dan Kami jadikan segala sesuatu yang hidup berasal dari air; maka mengapa mereka tidak beriman?
 
Lalu sampai kapankah mengembangnya alam semesta ini? Berhentinya kelak ditandai dengan peristiwa Hari Kiamat yang diinformasikan dalam Al-Qur'an bahwa Allah menggulung langit dengan tangan kanan-Nya.
 
QS. Az-Zumar (39): 67
Dan mereka tidak mengagungkan Allah sebagaimana mestinya padahal bumi seluruhnya dalam genggaman-Nya pada hari Kiamat dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Mahasuci Dia dan Mahatinggi Dia dari apa yang mereka sekutukan.
 
Ya, seringkali kita diingatkan oleh Allah di berbagai ayat dalam Al-Qur'an tentang keutamaan "Tangan kanan" sebagai perumpamaan yang baik untuk kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
 
Begitu pula mengenai kisah Nabi Musa yang mendapatkan mukjizat dari Allah melalui tangan kanannya yaitu berupa tongkat yang bermanfaat bagi dirinya sebelum menjadi ular besar yang melahap ular-ular para penyihir Firaun yang zalim.
 
QS. Taha (20): 17-18
Dan apakah yang ada di tangan kananmu, wahai Musa?
Dia (Musa) berkata, "Ini adalah tongkatku, aku bertumpu padanya, dan aku merontokkan (daun-daun) dengannya untuk (makanan) kambingku, dan bagiku masih ada lagi manfaat yang lain."
 
QS. Taha (20): 69
Dan lemparkan apa yang ada di tangan kananmu, niscaya ia akan menelan apa yang mereka buat. Apa yang mereka buat itu hanyalah tipu daya pesihir (belaka). Dan tidak akan menang pesihir itu, dari mana pun dia datang."
 
Termasuk kitab suci Al-Qur'an yang langsung diturunkan dari Allah melalui perantaraan Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad Saw, dimana Allah menegaskan bahwa Rasulullah Saw tidak pernah membaca maupun menulis suatu kitab apapun sebelumnya sebagai kebenaran dan petunjuk serta pembeda antara yang benar (haq) dan salah (batil) bagi semua umat manusia hingga akhir zaman.
 
QS. Al-Ankabut (29): 48
Dan engkau (Muhammad) tidak pernah membaca sesuatu Kitab sebelum (Al-Qur'an) dan engkau tidak (pernah) menulis suatu Kitab dengan tangan kananmu; sekiranya (engkau pernah membaca dan menulis), niscaya ragu orang-orang yang mengingkarinya.
 
Biasakanlah selalu berbuat kebaikan dengan tangan kanan dalam beribadah apapun bentuknya seperti yang Rasulullah Saw contohkan sehari-hari, baik ketika mau makan, masuk ke masjid, bersedekah dan perbuatan baik lainnya selalu mendahulukan yang kanan.
 
Jika kita sering berbuat baik di dunia ini dan perbuatan itu menjadi kebiasaan maka tanpa kita sadari kita sudah mencatatkan perbuatan baik tersebut di buku catatan amal kebaikan yang dicatat oleh malaikat-Nya dan kelak di hari Akhirat akan dibuka buku catatan amal kebaikan tersebut dan kita pun akan menerimanya kembali dengan tangan kanan. 
 
QS. An-Naba (78): 29
Dan segala sesuatu telah Kami catat dalam suatu Kitab (buku catatan amalan manusia).
 
QS. Al-Jatiyah (45): 29
(Allah berfirman), "Inilah Kitab (catatan) Kami yang menuturkan kepadamu dengan sebenar-benarnya. Sesungguhnya Kami telah menyuruh mencatat apa yang telah kamu kerjakan."
 
QS. Al-Isra (17): 71
(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpinnya; dan barang siapa diberikan catatan amalnya di tangan kanannya mereka akan membaca catatannya (dengan baik), dan mereka tidak akan dirugikan dizalimi sedikit pun.
 
Sungguh beruntung bagi orang-orang yang menerima buku catatan amalnya dengan tangan kanan. Mereka adalah para calon penghuni surga dan akan hidup kekal. Allah ridha terhadap apa yang dikerjakannya.
 
Dan sungguh merugilah bagi orang-orang yang menerima buku catatan amal dengan tangan kirinya, bahkan mereka berharap untuk tidak menerimanya saat hari Penghisaban nanti karena barangsiapa yang menerima Kitab tersebut dengan tangan kiri maka ia adalah calon penghuni neraka dan tidak ada seorang pelindungan pun dari azab-Nya serta mereka akan diazab dengan azab yang  pedih dan kekal di dalamnya selama-lamanya.
 
QS. Al-Haqqah (69): 25-26
Dan adapun orang yang kitabnya diberikan di tangan kirinya, maka dia berkata, "Alangkah baiknya jika kitabku (ini) tidak diberikan kepadaku.
Sehingga aku tidak mengetahui bagaimana perhitunganku,
 
QS. Ali Imran (3): 188
Jangan sekali-kali kamu mengira bahwa orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka dipuji atas perbuatan yang tidak mereka lakukan, jangan sekali-kali kamu mengira bahwa mereka akan lolos dari azab. Mereka akan mendapat azab yang pedih.
 
QS. Yunus (10): 27
Adapun orang-orang yang berbuat kejahatan (akan mendapat) balasan kejahatan yang setimpal dan mereka diselubungi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindung pun dari (azab) Allah, seakan-akan wajah mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.
 
 
Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab
 
Ditulis @Cileungsi Bogor, 4 Juli 2016 / 29 Ramadan 1437 H

 

  • view 308