Hati-Hati Dengan Jari-Jarimu

Hendro Noor Herbanto
Karya Hendro Noor Herbanto Kategori Motivasi
dipublikasikan 25 Juni 2016
Sudahkah Anda Bertabayyun?

Sudahkah Anda Bertabayyun?


Allah memerintahkan kepada siapapun yang beriman dan berbuat kebajikan, agar selalu melakukan tabayyun dalam menghadapi berita yang disampaikan kepadanya agar tidak menjadi orang-orang yang merugi dan meyesal di kemudian hari.

Kategori Spiritual

1.2 K Hak Cipta Terlindungi
Hati-Hati Dengan Jari-Jarimu

Hati-Hati Dengan Jari-Jarimu
 
Seringkali Allah memperingatkan kita sebagai hamba-Nya di dalam Al-Qur'an untuk berhati-hati dengan perbuatan maupun ucapan kita yang tersirat maupun tersurat yang acapkali bisa menjadi perbuatan yang tercela.
 
QS. Al-Kahf (18): 57
Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat Tuhannya, lalu dia berpaling darinya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sungguh, Kami telah menjadikan hati mereka tertutup, (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (Kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka. Kendatipun engkau (Muhammad) menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk untuk selama-lamanya.
 
Dunia seisinya semakin dekat karena adanya internet. Dimana pun kita berada bisa mengakses tanpa batas dengan orang-orang yang ada di seluruh dunia.
 
Dahulu jika ingin berkirim surat, kita menggunakan surat menyurat memakai biaya perangko. Lalu muncul surat elektronik atau sering disebut dengan email (electronic mail). Kemudian adanya telpon selular yang dibarengi adanya tekhnologi sms. Dan yang terakhir adalah chat di sosial media yang real time online dengan siapapun berbasis aplikasi di gadget smartphone kita.
 
Ya, itulah kemajuan tekhnologi yang semakin memudahkan kita dalam bersilaturahmi tanpa harus ketemu langsung dengan keluarga, teman, sahabat, teman bisnis dan lainnya.
 
Bisa berkirim salam, menanyakan kabar, bercanda dan bahkan bisa saling cela mencela dengan kalimat yang pedas, menyakitkan hati orang yang membaca, memfitnah bahkan bisa membunuh karakter seseorang dengan alasan kebencian, tidak seagama, tidak segolongan, rasis dan alasan-alasan yang tidak masuk akal dan hanya menuruti hawa nafsunya saja dan mau dihasut, di adu domba oleh sifat-sifat setaniah.
 
Ikut-ikutan berkomentar dengan nada negatif, berburuk sangka, update status yang tidak perlu bahkan berlebihan dalam berkata-kata melalui jari-jari kita.
 
Dari kata-kata yang berbunyi melalui mulut menjadi kata-kata yang tertulis melalui jari-jari.
 
Lebih baik kita berbuat baik dengan jari-jari kita dengan kata-kata yang memotivasi atau berbagi ilmu yang bermanfaat dengan update status yang berguna serta tulisan yang mencerahkan.
 
QS. Al-Baqarah (2): 195
Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.
 
Ya, jangan sampai kita menyesali perbuatan buruk kita saat kita sudah berada di akhirat dan meminta kepada Allah untuk dikembalikan ke dunia untuk banyak melakukan banyak perbuatan baik. Percuma saja permohonan itu kita minta karena alam dunia sudah hancur lebur pada hari Kiamat dan yang tersisa hanyalah penyesalan karena akan diganjar dengan azab yang pedih di neraka.
 
QS. Al-Baqarah (2): 167
Dan orang-orang yang mengikuti berkata, "Sekiranya kami mendapat kesempatan (kembali ke dunia), tentu kami akan berlepas tangan dari mereka, sebagaimana mereka berlepas tangan dari kami." Demikianlah Allah memperlihatkan kepada mereka perbuatan mereka yang menjadi penyesalan mereka. Dan mereka tidak akan keluar dari api neraka.
 
Ya, berhati-hatilah dengan jari-jari kita di laman sosial media karena jari-jari pada tangan kita bisa menjadi saksi yang memberatkan dan bisa berbicara sendiri atas izin-Nya di hari akhirat nanti ketika mulut kita terkunci tidak dapat berkata-kata lagi.
 
QS. An-Nur (24): 24
Pada hari, (ketika) lidah, tangan, dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.
 
 
Semoga bermanfaat....wallahu 'alam bishahwab
 
Ditulis @Cileungsi Bogor, 24 Juni 2016 / 19 Ramadan 1437 H

 

  • view 296