Selamat Pagi

Hendra Januar
Karya Hendra Januar Kategori Lainnya
dipublikasikan 15 Mei 2016
Selamat Pagi

Pagi adalah awal tempuh untuk kita terus belajar mamahami sebelum menghakimi. Memahami ketenangan sebagai ruang yang paling manusia, yang ditemukan dalam hati yang ridho atas segala rencana-Nya. Merelakan apa pun yang datang kepada kita. Toh kita hanyalah manusia, yang daya pun tak punya, usaha pun seadanya.

Pagi adalah awal kita berupaya menyatakan rencana-rencana. Rencana yang ditulis di atas keyakinan bahwa semuanya akan baik-baik saja. Tuhan mengirimkan masalah-masalah agar kita tumbuh semakin dewasa, semakin mengerti segala pola yang terjadi di luar pengetahuan kita tentangnya. 

Pagi adalah langkah pertama untuk kita kembali berjalan bersama waktu. Waktu yang sedari mengalir dari masa kanak-kanak sampai ketika kita tak ingat lagi kapan tepatnya pernah disakiti atau menyakiti. Semua kita anggap sebagai jalan cerita. Cerita yang membuat kita pernah ada di sana, di tempat dan ruang bersama orang-orang itu. Kita tahu, memaafkan seperti melepaskan balon-balon ke udara, kita tak perlu bertanya kenapa. 

Pagi adalah apa saja yang membuat kita bahagia. Seperti ketika tersenyum melihat rerumputan kecil yang hidup di tepi jalan, yang basah, yang tetap bertahan hidup meski bukan siapa-siapa, yang menerima takdirnya sebagai rumput.