bertemu kemudian melupakan

Hasna athiyyah
Karya Hasna athiyyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 Oktober 2016
bertemu kemudian melupakan

Kita bertemu pada kebetulan yang terrencana. Seperti hujan sore itu yang telah memberi tanda dengan mendung sejak siang tadi. Harusnya kita urunkan niat untuk mengejar senja sore itu. Sudah barang tentu bahwa bias cahaya jingga tak seperti biasanya. Akan terhalang oleh awan mendung yang menghitam.

Namun kita tetap saja bandel. Merasa yakin bahwa senja akan tetap indah meski mendung karena kita saksikan bersama. Ternyata indah tak sesederhana itu. Tak sesederhana segelas coklat, meski tak lagi panas namun akan tetap nikmat. Indah butuh keselarasan antara kita dan wantu.

Hingga pertemuan yang berujung fatamorgana. Hingga sore itu menjadi gelap tanpa senja. Hingga pertemuan itu untuk saling melupakan. Itu sama sekali tidak indah. Hanya ada kecewa, karena kita dan waktu tak selaras. Karena kita bertemu hanya untuk saling melupakan.

  • view 261