selamat pagi rindu

Hasna athiyyah
Karya Hasna athiyyah Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 07 September 2016
selamat pagi rindu

Matahari terbit bersama senyum yang merekah. Berharap hari ini indah. Aku tak ingin mengenangmu hari ini, bukan maksud untuk melupakan. Hanya ingin berbagi senyum dengan orang yang ku jumpai nanti.

Kita memang berada ditempat yang berbeda, menikmati rindu yang kian meletup. Ada gejolak yang memuncak berharap tak menjadi bumerang. 

Memang aku kuat mengerjakan tugas kantor yang menumpuk, membersihkan setiap sudut rumah sebelum berangkat kerja, mengurusi bunga yang bermekaran. Namun aku tak kuat untuk merindu. Karena rindu membuat ku lemah, melemahkan fisik dan psikis ku. Jiwa telah terbang jauh menemui sang pemilik rindu. Sedang raga sudah menjadi raga tanpa jiwa.

Namun pagi ini, aku ingin raga dan jiwa ku hidup damai. Aku berharap rinduku sudah sampai kepadamu melalui doa yang kutitipkan kepadaNya. Jika tidak percaya coba saja kamu tanyakan pada sajadah kuning emas di sudut ranjang, atau tanyakan pada jarum jam, tanyakan apa yang sedang aku lakukan saat ia menunjuk angka tiga dinihari tadi. Mereka menyaksikan ku mengadukan rindu.

Meski itu saja tak cukup. Itu tak cukup untuk menggantikan hadirmu. Maka sebagiannya lagi ku titipkan pada bantal di sebelah bantalku dan di balik selimut. Untuk ku jumpai kembali malam nanti. Menemaniku terlelap hingga kamu hadir dan membebaskanku dari rindu yang nyaris menenggelamkan ku.

 

  • view 280