Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Catatan Harian 7 Juni 2018   07:31 WIB
Belajar Sholihah meski tak mudah

Selamat pagi mentari. Terima kasih kau tetap setia menemani setiap hari dan pagiku, aku tahu engkaulah ciptaan Rabb-ku yang paling setia mengucapkan selamat pagi untukku. Senyummu selalu merekah meski terkadang enggan ku sambut dengan senyum yang indah. Jikapun pagi ku awali dengan derai air mata, engkau tetap tersenyum menjadi pelipur lara ketika embun tak lagi bisa membasahi hati. Allah... Engkau tahu begitulah caraku hidup, aku banyak menangis daripada melepaskan kebahagiaan. Terima kasih. Ramadhan ini mengajariku tentang banyak hal terutama mengikhlaskan, mengikhlaskan masa lalu dan berdamai dengannya. Aku belajar menerima kenyataan sekarang aku sangat merindukan mereka, bolo tobatku, teman seperjuanganku selama 4 tahun di penjara suci. Kini mereka telah mengejar mimpi – mimpi mereka, sedangkan aku masih berusaha dengan sebaik – baiknya. Semoga Engkau meridhoi segala usahaku untuk agamaMu.

Semalam aku bermimpi, nama yang pernah ku ceritakan kepadaMu diam membisu menungguku. Aku tau jika itu hanya sebuah mimpi, iya.. hanya sebuah mimpi. Mimpi tentang sosok yang mungkin salah atau benar pernah berada dalam mimpi kecilku. Aku memasrahkan seluruh hatiku kepadaMu, entah kemana hati itu akan tertambat, dan Engkau pun tahu selama ini aku memohon agar Engkau menjaga hatiku. Dan dalam dunia nyata ini, Engkau tahu hatiku begitu rapat, siapa yang ku bolehkan masuk dalam hidupku pun Engkau tahu, aku tak sembarangan membuka diri kepada siapa saja, Engau pun memberikan alarm jika perbuatanku salah, maka hatiku akan merasakan panas hingga membuatku kesulitan bernafas. Terima kasih atas rasa itu, dan aku tahu, itu bukan sembarang rasa. Inilah aku yang masih belajar sholihah meski tak mudah.

Karya : hasanatul mutmainah