Karena Kita Bersalah

hasanatul mutmainah
Karya hasanatul mutmainah Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 02 September 2017
Karena Kita Bersalah

Bismillah....

Ya Rabb, kami memohon kepada-Mu agar mensucikan hati-hati kami dari kotoran dengki dan iri hati, kecenderungan kepada keburukan dan nista, penyakit dendam dan benci, serta tanamkanlah rasa cinta dan kasih sayang ke dalam hati kami, penuhilah dengan kebaikan dan anugrah, serta segerakanlah dengan perasaan belas kasihan. Amin. Ya Allah, Wahai dzat yang memudahkan segala yang sukar dan yang menyambung segala yang patah. Wahai yang menemani semua yang tersendiri dan pengaman segala yang takut. Aku mohon kasih-Mu. Wahai Tuhanku, yang tidak memerlukan penjelasan dan penafsiran. Hajat kami kepada-Mu amaaatlah banyak, Engkau Maha mengetahui dan maha  Melihat atas hati kami. selamatkan kami dari siksa-Mu ya Robb. Amin ya robbal alamiin.

Mahasuci Allah yang telah menurunkan begitu banyak cintaNya di muka bumi ini. Itulah pantulan dari cahaya cintaNya pada manusia. Dari sekian banyak kehadirannya, cintaku terbit hanya pada sosok yang akan mendampingiku esok. Sosok itu siapa? Entah. Saya hanya melihatnya lewat remang-remang tabir malam yang pekat. Tak jelas...

Seperti kupu-kupu yang hinggap pada daun dan bunga indah, namun aku ini akar yang kau hinggapi... mungkin kau kupu-kupu yang belum menemukan daun dan bunga, hingga kau melihat sebuah akar rapuh lantas kau menganggapnya begitu kokoh.

Aku ingin mas tetap tersenyum membaca tulisan ini bukan hanya di awal tetapi semoga smpai akhir... maaf sebelum nya, bukan suatu penolakan, mungkin belum siap... atau mungkin saya merasa mas terlalu rendah memilih saya. saya masih belajar untuk menjadi mutiara yang indah.

Terimakasih buat jasnya, tasbihnya, obat – obatannya, permennya, di bayarin bus, traktirannya, dan semuanya... jujur saya terkejut pertama kali saya tau tentang niatan mas.. mungkin mulai dari situ saya sedikit gelisah bagaimana dan apa yang harus saya lakukan, tindakan terbaik apa yang bisa saya lakukan. Terlebih waktu mas ddatang kerumah saya beberapa kali, seolah menunjukkan keseriusan mas kepada saya dan juga kedua orang tua  saya. Dan sekarang saya sudah tau dari emak, ibunya mas sendiri menjelaskan banyak hal dan saya tersenyum, berdebar, juga sedih. Emak bilang jika mas tidak pernah main – main dengan niat itu, bahkan emak sudah tau banyak tentangku dari mas, dan aku terkejut tentang semua itu. Saya merasa sedih jika tidak bisa menunggu mas yang seperti rembulan yang indah, dan saya hanyalah bumi yang selalu menatap keatas melihat mas.

Tapi.. jika mas memang ditakdirkan oleh Allah untuk saya, pasti ada saja caraNya yang terbaik untuk kita. Mungkin tak perlu menungguku khatam jika memang Dia menakdirkan kita bersama. Tapi untuk sekarang, saya ingin belajar fokus terlebih dahulu. Mas tau kan? Seorang pencari ilmu ketika dia bermaksiat, maka ilmu yang didapatpun tidak berkah alias bocor, dan aku takut hal itu mas, meski memang Allah lah yang Maha Memberi Ilmu. Tapi disini, saya tidak mau membuat murka Allah, maka dengan itu saya berusaha menjauhi mas sejauh mungkin meski tetap saja dalam hati ini ada rasa yang tak bisa dan sakit jika ditepis. Ini demi kebaikan kita bersama mas. Mohon dimengerti. Misscall dan sms yang mas kirim pun sudah membuat obat bagi perih ini, tapi sejujurnya aku takut jika dengan obat itu maka akan membuat efek samping yang lain. Mas pahamkan? Mari sama – sama membaikkan diri dihadapan Allah. Semoga kisah kita ini akan berakhir dengan indah dan dalam limpahan kasih sayangNya. Amiin. Ngapunten neng nggeh mas. Ngapunten membuat hati mas tertarik pada hati ini ketika akupun tak sedikitpun memiliki niat untuk membuat mas melihat saya.

Mari kita sama - sama mohon ampunan kepadaNya, mungkin hati kita pernah menduakan-Nya, mungkin hati kita pernah saling khawatir terhadap sesuatu yang tak seharusnya dikhawatirkan. Semoga kita tetap dalam bimbinganNya ya mas. Saya yakin, kita sama - sama akan amal sholih dengan baik kan, maka saya khawatir jika amal sholih itu menjadi amal salah, mari selalu mohon ampun dan mohon taufik kepadaNya ya... Allah bisa mengubah takdir dengan do'a kok, seperti kata ustadz Hanan Attaki, Lc dalam videonya. Mari komunikasikan semuanya kepada Allah nggeh mas.. semoga selalu dibina oleh Allah. amiin

DIbawah langit yang terisak

  • view 70