Rintihan Sepi

hasanatul mutmainah
Karya hasanatul mutmainah Kategori Puisi
dipublikasikan 25 Agustus 2017
Rintihan Sepi

Percikan air menghapus hujan di pelupuk mataku.

Kala sentakan suara di kerongkongan menyiksa.

Kala kau bercerita tentangnya.

Suara guntur menggetarkan hati.

Membuka ruang kesedihan da

Aku hanya tertunduk.

Merasakan lelehan magma disudut mata.

Memancar menelusuri setiap garis wajah.

Meresap di pori – pori dan perih.

Menikmati setiap inci goresan rindu dalam sepi.

Menikmati letupan hati atas kerinduan.

Akankan terus terjaga dalam diam?

Apa yang dapat ku lakukan pada rasa tersembunyi ini?

Apa yang dapat ku lakukan atas rindu ini?

Hanya bisa menangis dalam sepinya malam.

Merintih di atas sajadah kerinduan.

Membuat pulau – pulau rindu diatasnya.

Dalam diam terus tersimpan.

Rintihan rindu yang tak terucapkan.

Rintihan rindu yang tak mungkin terbaca.

Rintihan rindu yang tak akan pernah ku sampaikan.

Rintihan rindu dalam keheningan.

Rintihan sepi di sepertiga malam.

  • view 22