Ku Tetap Melangkah

Hantus Tommy
Karya Hantus Tommy Kategori Puisi
dipublikasikan 10 Maret 2016
Ku Tetap Melangkah

Ku Tetap Melangkah *)

?

Hari-hari ku jalani tanpa peduli usiaku semakin senja,

untuk mencukupi kebutuhan istri dan cucuku yang semata wayang.

Sejak orang tuanya pergi meninggalkan dunia fana,

tanpa meninggalkan harta yang terpandang, hanya cucuku seorang.

?

Aku dan istriku bukanlah orang yang terpandang,

bahkan jauh dari kehidupan yang layak.

Namun hanya cucuku yang kupandang,

sebagai penerus untuk berjuang hidup yang layak.

?

Ku melangkah tanpa ada kata lelah,

mencari nafkah dengan berjalan tanpa ada rasa keluh kesah.

Demi memenuhi makanan dan minuman hari ini,

terus berjalan dengan gerobak tua untuk mengais rejeki hari ini.

?

Meskipun hari-hari kulalui tanpa keluh kesah,

ku tetap melangkah menyusuri jalan-jalan kota tanpa lelah.

Meski matahari menyengat tubuhku yang mulai tua renta,

ku tetap melangkah untuk mengurangi rautan derita.

?

Ya, ku tetap melangkah... ?

?

Balikpapan, 19 Pebruari 2016

Hantus Tommy

Puisi ini lahir untuk mengikuti jejak-jejak [100 Puisi] Puisi ?Orang-orang Kecil? di Kompasiana

?

*) Karya ini, sebelumnya dipublikasikan di kompasiana (klik: disini).

  • view 135