Kau dan Anak-Anak Itu

Hans Dream
Karya Hans Dream Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2016
Kau dan Anak-Anak Itu

Aku tau ini berat bagimu. Menjalani aktivitas rutin yang tak kau sukai. Sejak mengenalmu, aku sudah tau bahwa bakatmu berkaitan dengan anak-anak. Kau begitu enjoy dan nyaman ketika bersama mereka. Bahkan aku dan mungkin orang-orang lain dapat melihat cahaya kebahagiaan di raut mukamu jika telah bersentuhan dengan mereka. Lihat saja betapa rindunya adikku kepadamu. Padahal kalian hanya butuh beberpa kali bertemu.

Aku tau kebahagiaanmu jika bersama mereka. Hal itu terlihat jelas saat kau bercerita setiap pulang kerja kala itu. Kau bercerita begitu semangat. Tentang seorang anak yang menangis lalu seisi kelas menangis, tentang mereka yang berbondong-bondong menawarkanmu secuil makanan, atau tentang mereka yang memanggilmu??bunda?. Raut kebahagiaan itu begitu tulus kurasakan.

Jauh berbeda dari pekerjaanmu kini. Aku tak melihat lagi ada kebahagiaan itu. Kebahagiaan yang kurasakan saat kau mulai membuka mata, memilih gaun terbaikmu, hingga kebahagiaan yang ku lihat saat engkau berangkat kerja. Saat engkau melemparkan senyum terindahmu padaku sembari memacu lambat kendaraanmu.Aku bisa merasakan kau begitu terpaksa jalani pekerjaanmu saat ini. Tak telihat lagi senyum sumbringah diwajahmu setelah pulang kerja. Mukamu terlihat kusut, seperti baru saja mendapatkan sesuatu yang buruk. Saat menerima gajimu yang besar? sama. Aku juga tak merasakan kebahagiaan itu lagi. Uang tak bisa menggantikan mereka bagimu. Itulah kenyataannya.

Yakinlah. Pengorbanan yang kau lakukan saat ini akan kita bayar suatu saat nanti. Aku yakin kau akan temukan lagi mereka. Jadikan apa yang kau dapat hari ini sebagai perbandingan bagimu. Jalan hidup seperti apa yang ternyaman bagimu. Kelak saat tiba waktunya, kita akan jalani hidup dengan jiwa kita, dengan merdeka, dengan penuh semangat dan tak ada yang akan membatasi kita. Kuncinya tetaplah bermimpi dan yakin bahwa mimpi itu akan nyata cepat atau lambat.

aku takut kau berhenti bermimpi dan memilih zona nyaman ini.

  • view 143