Letter for G,

Hanna nurjanah
Karya Hanna nurjanah Kategori Lainnya
dipublikasikan 30 Januari 2016
Letter for G,

Dear G,

Surat ini mungkin akan sedikit panjang,

Ini tentang hujan G, peran hujan. Awal ketika aku melihatmu, saat hujan, kamu berjalan cepat dari gedung satu ke gedung lainnya tanpa payung, hanya memakai tudung dari sweetermu, sungguh menawan. Tak usah mencoba mengingatnya, karena ingatan itu adalah milikku. Ketika pertama kali berkenalan, kala itu sedang hujan diluar dan percakapan pertama sudah pasti dapat kamu tebak, ya tentang hujan. Mungkin menurutmu hal itu tidaklah terlalu penting, asal kamu tau saja begitulah kebanyakan wanita, suka sekali menghubung-hubungkan suatu hal agar terlihat sedikit dramatis. Maaf, karena aku salah satunya.

Ini tentang percakapan, percakapan kita. Ketika mempunyai teman baru, keingintahuan pastilah muncul, percakapan hanya sebatas ingin tau ini dan itu sekadarnya saja. Percakapan yang menyenangkan, entah kenapa dulu aku selalu menunggu percakapan kita selanjutnya. Sudah hampir dua bulan dari awal perkenalan kita. Percakapan kita dulu masih terus berjalan ya kan G? Entah langsung atau via text. Setiap hari selalu ada perbincangan dari mulai hal yang penting sampai yang tak penting. Setiap hari. Aku jadi mulai khawatir jika tenyata aku mengganggu kegiatanmu, jadi dulu selalu aku sempatkan untuk bertanya ?Apa kamu tidak bosan selalu aku ganggu setiap hari??. Apa kamu ingat G?. Lalu, kamu pasti akan menjawab ?Kenapa kamu selalu bertanya seperti itu??.

Ini tentang kebiasaan G, kebiasaanku. Kamu tau apa itu kebiasaan? Hal yang dilakukan berulang-ulang. Kebiasaanku adalah mengganggumu setiap hari eh, tapi kadang kamu juga sering mengganggu kok. Kebiasaanku menjadikanku terbiasa, terbiasa harus mengetahui kabarmu setiap hari. Kamu tau apa yang membuatku senang kala itu? Kamu selalu memberitahuku kemana, sedang apa dan dengan siapa tanpa aku bertanya terlebih dahulu. Lalu aku mulai berpikir, Aku ini siapa? Harusnya dahulu tak perlu kamu lakukan itu.

Ini tentang hati G, hatiku, perasaanku. Pikiran itu mulai membayang-bayangiku, aku ini siapa G di matamu?. Pertanyaan itu hanya ada dalam benakku saja, tak pernah aku sampaikan. Mungkin jika kamu membaca ini, kamu bisa menjawab pertanyaanku ini ?Dulu kamu anggap aku ini siapa G??. Kamu tau G, kamu tau aku dulu suka, semua orang tau G. Sudah sangat terlihat. Aku tau kamu tau G, apa dulu kamu sengaja untuk berpura-pura tidak tau? Jawab aku G.

Hal yang tak aku ketahui sampai sekarang adalah bagaimana perasaanmu dulu G.

?

?

  • view 117