Dunia Tempat Segala Kemungkinan Dimungkinkan

Haniska Virginia
Karya Haniska Virginia Kategori Inspiratif
dipublikasikan 15 Februari 2016
Dunia Tempat Segala Kemungkinan Dimungkinkan

Pikirkan beberapa kemungkinan yang akan terjadi pada hidup Anda, sejauh mana Anda dapat memprediksikannya? Beberapa hari yang lalu, timbul satu gagasan di benak saya. Yang kemudian gagasan tersebut saya tulis di salah satu media sosial pribadi saya. Tidak bermaksud mengutip kembali tulisan saya pada waktu itu, tetapi disini saya ingin menjabarkannya dengan lebih luas. Berawal dari hobi mendengarkan siaran radio, disusul dengan pertanyaan-pertanyaan saya mengenai hidup. Saya mendapat sesuatu?katakanlah teori? bahwasannya radio lebih dari cukup untuk menggambarkan kehidupan.

Saya menamainya Radio Metafora. Sama dengan hidup, radio merupakan panggung. Dengan segala macam didalamnya yang bisa kita samakan dengan lakon. Kalau saya bukan satu-satunya penikmat siaran radio di dunia ini, mungkin Anda semua juga bisa merasakan. Bagaimana saat Anda merequest lagu, mendengar orang lain merequest lagu, tetapi kemungkinan permintaan Anda dipenuhi adalah sesedikit pengetahuan Anda tentang kemungkinan-kemungkinan itu sendiri.

Sederhananya seperti ini; di dalam hidup, kita seringkali membuat harapan, dengan lagi-lagi berharap agar semua yang kita kehendaki terjadi, nantinya akan terjadi. Tapi tidak satu orangpun diantara kita tahu akhir dari harapan dan doa-doa kita. Dan ini yang paling menarik. Karena ketidaktahuan kita sendiri.

Terkadang ketika saya sedang nikmat-nikmatnya mendengar siaran radio, saya sering mendengar penyiar yang membacakan pesan singkat dari para penikmat lain agar lagu yang mereka minta segera diputarkan. Tidak memungkiri, saya sering punya harapan yang sama akan beberapa lagu. Dan saya baru akan tahu apakah keinginan saya dapat dipenuhi atau tidak, saat sebuah lagu benar-benar diputarkan. Ada dua kemungkinan. Bisa jadi lagu itu adalah lagu yang sesuai dengan keinginan saya atau bisa jadi itu lagu lain yang lebih bagus atau samasekali tidak bagus.

Radio adalah contoh kecil dari pembelajaran tentang kekecewaan sekaligus kepuasan. Mendengarkan radio membuat kita?atau setidaknya saya? menyadari tentang bagaimana misteriusnya kehidupan manusia. Tentang bagaimana sulitnya menebak atau meramalkan sesuatu. Membuat saya sekali lagi setuju akan kalimat dari John Green di bukunya ?The Fault In Our Stars?bahwa dunia bukanlah tempat perwujudan keinginan.

Saya bukan mengatakan bahwa kita tidak boleh membuat harapan. Kita masih manusia, setidaknya itu yang saya tahu. Dan pengharapan-pengharapan adalah salah satu ciri bahwa kita adalah manusia. Bukankah begitu? Saya hanya ingin mengajak Anda semua, paling tidak? yang bersedia?untuk tidak kecewa seandainya pengharapan anda tidak memiliki akhir yang cukup baik. Karena meskipun dunia bukanlah tempat dimana semua keinginan dapat diwujudkan, setidaknya dunia adalah tempat dimana kita akan diberi banyak kejutan. Dimana segala kemungkinan dapat dimungkinkan.

  • view 231