Ngopi di Myer Mall

handry tm
Karya handry tm Kategori Inspiratif
dipublikasikan 06 September 2017
Ngopi di Myer Mall

Oleh: Handry TM

DI Brisbane, ibukota negara bagian Queensland - Australia, pada suatu malam karena perut lapar, saya turun dari kamar hotel dan menyeberang menari kedai kopi serta burger. Ada sebuah kedai yang masih buka agak tengah malam, namanya Hungry Jack. Kedai itu ramai sekali, dari arah hotel melintasi Brisbane City Hall (Balaikota) yang indah dan asri.

            Di situlah saya mendapatkan dua bulatan donat dan satu cup kopi siap saji. Agak menyeberang jalan lagi, di situlah The Myer Centre (di tahun 90-an dikenal dengan Myer Mall). Saya merasa lega, setidaknya telah menunaikan “rukun” wajib berkunjung ke Negeri Kanguru dengan berbelanja di sana. Perjalanan ke Australia serasa sah karena menyempatkan ngopi dan ngemil apa saja di kawasan tadi.

            Seberapa pentingkah singgah dan berbelanja di The Myer Centre? Bagi masyarakat Australia, tempat belanja itu adalah yang terbesar di negerinya. Myer  memiliki jaringan hampir di setiap negara bagian yang terdiri atas enam wilayah. Masing-masing Victoria (beribukota di Melbourne), New South Wales (Sydney), Queensland (Brisbane), South Australia (Adelaide), West Australia (Perth) dan Tasmania (Hobart).

            Sebagaimana layaknya superstore kelas dunia, The Myer Centre menjajakan hampir semua kebutuhan kaum menengah ke atas seperti fashion, kosmetika, akeseories, perlengkapan rumah tangga, mainan dan segala jenis makanan ringan serta segala merk permen. Penataannya yang rapi dan super mewah membuat pengunjung sanngat nyaman saat berbelanja. Di lorong-lorong blok perbelanjaan di luar gedung, tampil sejumlah pengamen profesional dengan perlengkapannya yang elok. Kadang hanya menenteng gitar, biola, accordion (musik kipas) hingga perangkat miniband.

            Di kota Brisbane Myer terletak di Queen Street Mall dan Elizabeth Street . Cara menatanya sangat sejuk dan penuh gaya. Bangunan Myer dibangun menyesuaikan selera arsitektur Eropa, banyak ruang longgar dan atap utama yang mudah terlihat dari lantai dasar hingga yang paling tinggi. Kedai-kedai makanannya cukup berkelas, hal itu mencerminkan segmen pembelanja yang mereka sasar; yakni kelas menengah ke atas. Jika berasal dari negara ketiga, Anda cukup dihibur oleh ketakjuban ornamen-ornamen gedung yang menawan dan familiar.

            The Myer Centre tak tertandingi oleh jaringan supermarket lainnya, kecuali David Jones , pesaing ketatnya. Nanti akan kita lihat bagaimana department store dengan jaringan besar ini bertahun hidup mulai dari tahun ke tahun.

Dua Bersaudara

            Sebagaimana kisah sukses bisnis ternama, mal ini dimulai dari petualangan kakak beradik  Elcon dan Sidney Myer dari Rusia. Kepintaran dan kemampuan yang terbatas, tertutupi oleh hasratnya yang menggebu untuk maju. Dimulai dari Elcon Myer, dengan kemampuan bahasa Inggris ala kadarnya, pada tahun 1898 menuju Bendigo, Victoria. Setahun kemudian sang adik, Sidney Myer menyusul, keduanya membuat perencanaan membuka sebuah toko pada tahun 1900 bernama Myer

            Konsep yang dimunculkan adalah membuka toko dengan perlengkapan keseharian yang dibutuhkan. Selebihnya dilengkapi barang-barang terapan yang menjangkau kalangan berperekonomian maju. Konsep berdagang yang diterapkan Myer bersaudara ternyata cocok dengan kebutuhan masyarakat setempat. Ekspansi pasar Myer mengalami pertumbuhan pesat pada interval sepuluh tahun berikutnya. Dan ini sesuatu yang tidak diduga olehnya.

            Setahun sejak Myer berdiri di Bendigo, keduanya membuka toko baru di Melbourne, setelah menguasai Wright & Neil pada tahun 1914. Berangkat dari situlah, The Myer Centre menguasai seluruh jaringan toko-toko besar se-antero negara bagian Australia. Rupanya imigran asal Rusia ini sangat menguasai bidang rintisannya. Kakak-beradik itu juga”menggoreng” bisnis properti yang mendukung tokonya. Berturut-turut kemudian membeli pabrik wol Deveton di Ballarat, hingga membangun Myer Emporium dan gedung megah di Lonsdale Street pada tahun 1920.

            Kisah sukses ini tidak hanya berhenti di satu generasi, The Myer Centre menjadi contoh yang baik sebagai perusahaan yang terus tumbuh, meski pendirinya telah berpulang. Sidney meninggal terlebih dahulu pada tahun 1934 disusul kakaknya (Elcon)  pada tahun 1938. Apakah gagasan Myer bersaudara harus berhenti bersamaan dengan kepulangan kedua orang tadi? Ternyata sistem dan regenerasi telah dipersiapkan, sehingga sebuah perusahaan yang digagas secara teliti akan tetap mencari jalan hidupnya sendiri.

            Norman Myer, yang dalam garis keluarga adalah keponakan dari sang pendiri, meneruskan bisnis yang sudah terlanjur besar ini. Sampai sekarang Myer Mall yang bernaung di bawah The Myer Center tetap berkibar dengan layanan yang khas para pembelanjanya.  Pengelolaan terhadap mal tersebut sama sekali tidak mengesankan telah terjadi putus generasi. Kinerja perusahaan retail ini tetap solid, berkembang dan meng-up date diri.

            Kisah sukses Myer Family tidak saja berhenti sampai dua generasi. Kekayaan perusahaan itu selalu dihiasi cerita pengambilalihan berbagai perusahaan yang bangkrut terlebih dahulu. Hingga tahun 2004, satu-satunya musuh besar The Myer Centre adalah David Jones. Persaingan yang sengit itu sampai membuahkan ide kreatif Dawn Robertson, Managing Director Myer ketika itu, dengan mengadakan parade mode Sydney sehari sebelum acara yang digelar David Jones, sang pesaing. Perseteruan kreatif itu berlangsung dua kali, yang pertama di bulan Februari dan kedua bulan Agustus di tahun 2004.

            Kisah sukses tersebut sekaligus mematahkan mitos jatuh bangunnya perusahaan keluarga ditentukan oleh sukses tidaknya tiga generasi pertama. Perusahaan yang kuat adalah perusahaan yang dipersiapkan sejak dini. Perusahaan yang membekali diri, dapat dikerjakan oleh siapapun sebelum si penggagas pergi.

  • Penulis adalah pengelola Ezzpro Media.

Quotes

Kisah sukses ini tidak hanya berhenti di satu generasi, karena The Myer Centre menjadi contoh yang baik sebagai perusahaan yang terus tumbuh, meski pendirinya telah berpulang.

 

 

  • view 48