Kita, Cinta, dan Cita - Cita

Hana Najiyya
Karya Hana Najiyya Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 08 Maret 2016
Kita, Cinta, dan Cita - Cita

Kita, dipertemukan waktu

Kita, disatukan cinta

Kita, dipisahkan dunia berbeda.

Rama, seorang tunanetra yang gigih ingin masuk sekolah reguler, tidak hanya menemukan ilmu yang membuatnya menulis cerita ini, namun juga membuatnya menemukan cinta, persahabatan, yang membuatnya tegar hingga kini.

SMA, Rama menemukan sahabatnya, sahabat karibnya, yang akan menemaninya hingga akhir cerita. Menemukan Rose, yang akan menjadi cinta Rama masa SMA. Rose, perempuan cuek dan memiliki aroma mawar, membuatnya terpikat. Ia mencintai Rose, seperti Rose mencintai Rama. Rose, sebagai orang yang mencintai, mencurahkan segala perhatiannya kepada Rama. Seperti, mengajarinya karate meskipun ada orang yang beranggapan bahwa tunanetra tidak mungkin bisa ber-karate. Membuat Rama terpacu untuk mengikuti sebuah kontes pidato Bahasa Inggris, memenangkannya, membuat Rose sudah tidak mungkin lagi bersamanya. Tugas Rose telah usai.

Rose, awal SMA, ia bercerita bahwa cita-citanya adalah menjadi pahlawan. Bukan, bukan menjadi?wonder woman ataupun Sailor Moon. ia menjadi pahlawan bagi teman - temannya, dan juga menjadi pahlawan Rama. Meskipun tergolong gadis cuek, ia memiliki segudang perasaan dan sifatyang biasa dimiliki perempuan.?

Rose, mencintai Rama apa adanya. Mencintai Rama, bagaimana ia berjuang dalam kegelapannya.?

Rama, mencintai Rose apa adanya. Membuatnya tak kuat menerima takdir, hingga musuhnya tak disangkat berkata, suatu kata yang bisa menyadarkan Rama akan kesalahannya. Ia memang menderita, namun hidupnya harus terus berlanjut. Dan tugas dari seorang Rose telah usai. Hingga akhirnya, Rama menemukan Isye-yang hingga kini menjadi istrinya.

Perempuan kalem, yang menganggap dirinya sendiri pun tidak bisa menggantikan sosok Rose dihati seorang Rama. Ia menerima, dan ia beranggapan, bahwa masa lalu memanglah masa lalu. Kita mempunyai kenangan masing-masing.?

Indah, bukan?

.

Buku ini, tidak hanya berkisah tentang cinta, ia bercerita bagaimana menggapai cita - cita, berusaha tak kenal lelah, dan juga tak pernah berhenti berharap kepada Allah swt. Muara dari segala pengharapan. Dan membuat kita agak menjadi lebih 'rendah', seorang tunanetra saja bisa, bagaimana saya yang sempurna tidak?

Buku ini, membuat kita mengartikan bagaimana cinta, tidak membuat kita terlena, tapi lebih maju dari yang sebelumnya. Bahasa yang digunakan sangat pas sekali dengan latar yang disebutkan. Namun, dengan adanya kisah cinta yang terlalu ditonjolkan, agak membuat kita bingung, memasukkan buku ini sebagai buku motivasi atau buku?romance?

  • view 202