Asap Rokok

H. Farida Th.
Karya H. Farida Th. Kategori Lainnya
dipublikasikan 13 Maret 2016
Asap Rokok

Sudah banyak produk hukum yang dikeluarkan pemerintah tentang larangan merokok namun masih belum bisa merubah prilaku perokok. Ancaman bagi perokok pun tidak main-main. Apakah para perokok aktif itu kebal hukum, kurang sosialisasi peraturannya, atau kah peraturan-peraturan itu hanya sebagai sebuah produk hukum?

Seringkali kita jumpai kejadian seperti ini?Perokok Arogan untuk menbaca klik disini?. Inilah yang menyebabkan kita enggan menegur perokok dan memilih dia dan mengalah menjauh atau bahkan dengan sangat terpaksa menghisap juga asap rokok mereka. Para perokok itu tidak "paham" aturan atau lah sudah tidak memiliki toleransi.?

Perokok seperti mengepung kita. Di kantor yang notabene ruangannya ber-AC, angkutan umum, restauran, bandara, pelabuhan,mall, pasar, taman atau tempat umum lainnya bahkan di sekolah ada saja yang merokok seenaknya. Di tempat yang dengan jelas terpampang tulisan dilarang merokok ?sesuai dengan peraturan bla bla bla....perokok itu dengan santainya menghisap rokoknya. Mereka tak peduli dengan orang di sekitarnya yang menjadi korban.?

Saya sebetulnya tidak begitu peduli dengan masalah kesehatan yang mengancam bagi perokok aktif. Merokok itu pilihan mereka dan tentunya resikonya juga menjadi tanggungjawab mereka sendiri. Yang membuat saya marah mereka merokok di tempat umum yang mengganggu saya dan orang-orang yang bukan perokok. Kita dipaksa ikut menikmati asap rokok mereka dengan gratis hehe.

Jikalau peraturan-peraturan larangan merokok itu tidak hanya menjadi asesoris yang dipajang di tempat-tempat umum. Coba kita hitung.seandainya denda-denda itu benar-benar dilaksanakan, para perokok menjadi jera dan pendapatan negara juga bertambah he he. Denda 5 juta rupiah per pelanggaran, sehari ada 10 pelanggaran saja maka pendapatan negara 50 jiuta sehari dari denda itu wk wk wk.

Baru-baru ini juga heboh di media ada pejabat baru yang merokok di depan umum. Ada juga pejabat yang memajang foto-fotonya yang sedang merokok di media sosial. Nah....gimana mau menegakkan peraturan kalau begini.