Mairik Banih

H. Farida Th.
Karya H. Farida Th. Kategori Lainnya
dipublikasikan 06 Maret 2016
Mairik Banih

Mairik banih adalah proses tradisional pemisahan bulir padi dari batangnya yang disebut gayang. Kegiatan mairik banih ini dilakukan secara gotong royong oleh beberapa keluarga bergiliran. Mairik banih ini dilakukan pada malam hari karena siang hari adalah waktu memanen padinya.

Lampu petromak atau biasa disebut seterongking oleh mereka menjadi alat penerangan paling benderang pada masa itu. Lampu-lampu dipasang di empat sudut agar terangnya maksimal. Tangkai-tangkai padi disusun berjejer di tikar anyaman purun. Kemudian kaki-kaki mereka menginjak-injak padi beradu dengan bulir-bulirnya hingga terlepas.?

Tangkai-tangkai padi itu diinjak, dibalik-balik, dipelintir dengan kaki. Kaki yang kekar itu lincah kesana kemari. Senandung riang menggema memecah kesunyian. Ahui..ahui..hura ahuiii. Tak terasa sudah tengah malam dan bulir padi telah terkumpul. Gumpalan gayang menggunung. ?Keringat yang mengucur tak terasa, lelahpun tak dirasa..hanya bahagia dengan kekayaan yang baru diperoleh.

Gambar diambil dari google

  • view 91