KKN

H. Farida Th.
Karya H. Farida Th. Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 April 2016
KKN

  • PNS sekarang ASN bagi sebagian orang adalah pekerjaan yang sangat biasa atau bahkan pekerjaan pilihan nomor ke sekian. ?Tapi bagi sebagian lain nya, ?itu pekerjaan bergengsi dan menjanjikan. Berbondong-bondong pelamar yang ingin mengisi lowongan yang hanya seper sekian persen dari peminatnya itu. ? Yach itu pendapat masing-masing gk perlu didebat ya.?

Seringkali berjumpa dengan beberapa orang yang masih berpikiran sempit. ?Mereka selalu mengajukan pertanyaan serupa 'berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk lulus bukan lolos hloo'. ?Tidak jarang ada tulisan di media sosial atau suatu media paper mengenai perjudian nasib untuk menjadi PNS. Itulah hal picik yang sering dilontarkan orang yang hanya sekedar mendengar gosip tanpa mencari kebenaran atau orang yang gagal tuk memasuki dunia ke -PNS-an.?

Terkadang aku merasa risih membaca tulisan lebih tepatnya fitnah seperti itu. kasihan sekali orang yang berpikir sempit dan bersuudzon. ?pernah suatu kali seorang sahabat bertanya, ?berapa uang yang aku habiskan. ?Dengan tegas aku jawab, ?aku menghabiskan sekitar dua puluh ribu rupiah saja. uang untuk. fotocopy dan legalisir ijazah dan beli bensin. Pernah juga ayah seorang teman bertanya seperti itu dan jawaban akupun sama. ?tapi mereka tidak percaya. ?Mereka bilang kalau aku benar berarti aku 1000x untung. ?Segitunya mereka berprasangka buruk.?

Pernah suatu kali aku membaca tulisan seseorang di medsos. ?tulisan itu menyebutkan angka yang fantastis 1 Milyar untuk menjadi PNS... wooooowww.., ?jika itu benar betapa ruginya. ?Uang sebesar itu kalau dijadikan modal usaha akan memberikan hasil yang berlipat-lipat. ?Gaji seorang PNS yang kalau dirata-ratakan 5juta/bulan, ?setahun hanya 60 juta puluhan tahun baru bisa mengembalikan uang 1 Milyar. ?Angka 5 juta itupun hanya sebuah pengandaian.?

Betapa bodohnya orang yang mau membayar untuk kelulusan menjadi PNS. ?Bodoh karena uang itu bisa dijadikan modal usaha, ?bodoh karena tidak yakin bisa menjawab soal-soal tes, ?bodoh karena mau dibodohi oknum yang mengambil kesempatan. ?Yakin lah pada diri sendiri diiringi usaha dan doa. ?Usaha itu ya belajar tentang materi tes. ?Jangan mau dibodohi. ?

?

?


  • Dinan 
    Dinan 
    1 tahun yang lalu.
    Sepakat dgn tulisan ini. Kebetulan kita seprofesi. Kalo saya biayanya habis 50 ribulah, uang sebungkus rokok menemaniku belajar dua malam, hehehehe...

    Menurut saya, gaji seorang ASN yg masuk dengan jalan suap adalah haram sampai dia mati. Mengapa? Akarnya kotor/haram pasti buahnya juga kotor/haram. Untuk mencapai yg baik harus dgn jalan yg baik pula. Sekali lagi ini menurut saya.

    Tenang, saja mba Tuhan Maha Mengetahui...

    Salam Kenal,
    Maaf kalo sok tahu dan sok bijak