Membebaskan Puasa, (dari segala tuduhanya)

Hammad abdrchmn
Karya Hammad abdrchmn Kategori Agama
dipublikasikan 08 Juni 2016
Membebaskan Puasa, (dari segala tuduhanya)

Kau melahap apapun yang terhidang di atas meja,

Katamu “atas nama ‘balas dendam’ buka puasa”.

Tadi kau juga penuhi perut dan mulutmu dengan porsi  nafsu makan yang menggila,

Bisikmu  “dalam rangka persiapan menahan lapar dan dahaga”.

Saat adzan menggema kau malah pura-pura nyenyak dalam mimpi indah,

Kilahmu “tudur orang puasa kan ibadah”.

***

“Malas dan lemas ini karena puasa”

Desahmu pagi ini dalam batin yang mulai jengah diajak bekerja.

“Lelah badan ini pasti karena menahan lapar dan dahaga”

Alasanmu siang tadi atas matinya akalmu dikala kau ajak berkarya.

***

Malasmu itu karena perut yang kau penuhi di kala buka,

Bukan karena puasa yang itu perintah agama.

Lemas jiwamu itu karena porsi sahurmu yang menggila,

Bukan karena menahan lapar dan dahaga yang itu juga anjuran agama.

Kantukmu ini karena begadangmu yang sampai tadi pagi buta,

Bukan karena tarowih dan witirnya.

***

Kau fikir perintah puasa itu agar kau punya alasan untuk bermalas ria?!

Atau kau juga mengira bahwa menahan lapar dan dahaga itu agar kau punya alasan untuk tak berkarya?!

Atau bahkan mungkin kau menganggap sholat malammu itu alasan untuk bisa  tidur di jam kerja?!

***

Lupakah kau bahwa Perang Lembah Badar terjadi di bulan puasa?

Begitu juga Piagam kota Makkah dan pembebasan Andalusia.

Ah, sudahlah.

Tak tau aku, kau benar-benar naïf atau sekedar beretorika.

***

“Perintah puasa itu agar kau punya alasan untuk bermalas ria?”,

Seharusnya  ini mustahil dikatakan oleh  orang yang beragama.

“Menahan lapar dan dahaga itu agar kau punya alasan untuk tak berkarya?”,

 tentu saja ini dusta.

“Sholat malammu itu alasan untuk bisa  tidur di jam kerja?”,

Ah, ini hanya nafsu tipu daya.

***

Semua orang tau dan mampu untuk puasa, menahan nafsu dari lapar, dahaga dan juga amarah,

Tapi hanya orang bijak yang tau bagaimana menahan diri ketika berbuka.

Sholat malam dan tidurnya orang yang puasa memang sunnah,

Tapi semangat dalam kerja dan berkarya untuk nafkah itu wajib hukumnya.

 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

*thumbnail

Waru, Puasa ketiga.

  • view 87