Meminjam Otak (?)

Hammad abdrchmn
Karya Hammad abdrchmn Kategori Inspiratif
dipublikasikan 01 Juni 2016
Meminjam Otak (?)

             Satu lagi keajaiban yang ada dalam penciptaan manusia. Bermiliyar miliyar Tuhan Menciptakan manusia, dari zaman Sayyidina Adam hingga kelak Hari Kiamat. Setiap manusia memiliki pola fikir dan sudut pandang yang berbeda. Meskipun terkadang ada satu dua kesamaan dalam pemikiran, tapi untuk untuk keseluruhan tidak ada kesamaan yang mencapai 100%, mungkin hanya satu atau dua kesamaan yang mendasar.

Seperti pepatah timur tengah yang berkata:

setiap kepala selalu meliki pandangan yeng berbeda.

 

       Sederhana sebenarnya, ketika kita berbeda pendapat dengan salah seseorang. Sama seperti halnya kita dihadapkan pada suatu pohon. Dan kita saling beradu pendapat menentukan “mana sisi depan pohon yang sebenarnya?”. Dan pada saat itu anda berada di arah barat, dan otomatis anda  menganggap barat adalah sisi depan pohon. Sedangkan saya berada di arah timur, dan saya menganggap timur adalah sisi depan pohon.

        Dan sialnya, sekeras apapun anda meyakinkan saya bahwa barat adalah sisi depan pohon, saya tetap akan menganggap timur adalah sisi depan pohon. Begitu juga sebalikmya.

Dan pertanyaanya sekarang adalah.

 “jika memang anda (dan saya tentunya) tidak bisa mengubah pendapat orang lain dengan berdebat, apa gunanya kiya diskusi dan musyawaroh?"

"Dan (jika bisa) bagaimana caranya saya mengubah pendapat orng lain?”

 

Mungkin jawabanya:

      Untuk yang pertama mungkin anda telah salah dalam mengartikan fungsi musyawaroh dan diskusi. Karena sajatinya fungsi dari diskusi adalah bukan agar mereka (masyawirin) mengetahui pendapat anda dan kemudian mereka mengikuti pendapat anda. Bukan. Tapi sebaliknya. Agar anda mengetahui pendapat mereka dan kemudian anda bisa mengikuti pendapat mereka (jika mereka benar), atau mungkin membandingkan pemikiran anda dengan pendapat mereka. Seperti kata pepatah

 

Barang siapa bediskusi dengan kawanya, maka dia telah meminjam kepala (otak) mereka

 

    Maka ketika anda diskusi, anda tak perlu mengeluarkan terlalu banyak energy, memaksa mereka mengerti, menutup mata dan telinga untuk memahami. Tapi cobalah buka telinga dan pikiran anda selebar lebarnya, dengar dan pahami kata kata mereka, lalu bandingkan dengan apa yang ada dikepala anda, ikuti jika memang "iya" dan tinggalakan jika memang salah.

       Dan untuk yang kedua, perlu kita pahami, bahwa selamanya kita tidak bisa mengubah pikiran orang lain. Karena mereka merdeka dengan pandangan dan pemikiran yang mereka miliki. Pemikiran adalah hidayah, dan tak satupun makhluk yang berhak membagi bagi hidayah, karena hidayah adalah hak privasi Tuhan. Seperti tersebut dalam al quran yang maknanya.

 

Engkau sama sekali tidak berhak akan hidayah mereka, akan tetapi Allah lah yang meberi hidayah bagi siapapun yang Dia kehendaki (QS Al Baqoroh 272)

 

      Tapi (mungkin) kabar baiknya adalah, meskipun kita tidak bisa mengubah pemikiran orang lain tapi kita bisa membuat mereka mengubah pemikiran mereka sendiri.

     Dengan cara, berilah mereka penjelasan yang baik dengan cara yang baik pula dan meyakinkan kepada mereka, bahwa pemikiran mereka kurang sesuai dengan kenyataan yang ada (atau mungkin lebih tepatnya kurang sesuai dengan apa yang ada di kepala anda). Berilah mereka pengetahuan, gandeng tangan mereka agar keluar dari kepala mereka, dari sisi pohon yang mereka anggap depan, lalu ajak mereka berfikir sebagaimana anda berfikir.

      Conthnya pada kasus pertama, ketika kita saling berdebat  menentukan sisi depan pada pohon. Mungkin anda tidak bisa mengubah pikiran saya. Tapi, anda harus mencoba menggandeng tangan saya. Untuk memindah posisi berdiri saya. Di arah timur menjadi arah barat. Maka setelah itu, mungkin saya akan mengubah pemikiran saya tentang sisi depan pohon berkat anda. Atau bahkan sebaliknya.

 

Selamat mencoba.
Dan jangan lupa gunakan cara yang indah.
Jika berhasil maka anda berhak akan amal jariyah, karena ilmu anda berguna.
Jika gagal, setidaknya anda telah mencoba, dan berhak akan pahala.

Semoga berguna