Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Inspiratif 22 November 2016   01:50 WIB
ANAK PANAH DAN BUSURNYA

Anak panah yang sudah keluar meluncur dari busurnya tak dapat ditarik kembali. Itulah sebuah kiasan umpama tentang kalimat yang keluar dari mulut kita dan sudah didengar oleh orang lain tak mungkin ditarik kembali. Kata maaf yang terucap kemudian adalah bagian dari meminimalkan dampak resikonya, tapi tak mampu menghapuskannya. Kalimat yang keluar dari setiap ucapan kita tentunya telah diproses melalui otak dan rasa, dievaluasi oleh nurani sebelum difinalisasi dan dimplementasikan dalam ucapan. Orang yang semena mena mengeluarkan kata maupun kalimat yang berdampak respon negatif, seolah kalimat tadi tidak melalui olah proses melalui otak dan rasa secara prosedural insaniah.

Kita masih ingat kalimat Mulutmu adalah Harimaumu. Ucapan yang kita sampaikan kadang bisa menjadi belati yang yang bisa berbalik menikam kita sendiri, bisa menjadi Harimau yang akan berbalik menerkam diri kita sendiri.

Mari perbiasakan diri mengolah melalui proses pikir dan rasa sebelum berbicara sesuatu dihadapan publik, karena kita sangat paham bahwa kalimat yang telah kita ucapkan ibarat anak panah yang telah keluar dari busurnya dan tak mungkin di tarik kembali.

Karya : Hamid Basalem