Aku (mungkin) mulai terbiasa

Fifi Syahrir
Karya Fifi Syahrir Kategori Proses Kreatif
dipublikasikan 19 Juni 2016
Aku (mungkin) mulai terbiasa

dan aku lelah menelusuri jejak bayang kita pada jalan yang senantiasa kita lalui

aku lelah menelusuri sisa sisa tawa kita pada cafe yang senantiasa kita tongkrongi

bahkan aku lelah menelusuri setiap detail kenangan pada waktu yang telah kita lewati

 

lantas apakah aku berhenti?

 

tidak.

tidak sekarang.

 

tapi perlahan, aku mulai terbiasa tak mencari punggungmu di antara kerumunan kawanmu

aku mulai terbiasa tak teringat senyummu di antara senyum kawanmu

bahkan aku mulai terbiasa terlihat baik baik saja saat berlalu di hadapanmu

 

kata mereka, "menangis saja, tak apa, bahu kami selalu ada untuk kau sandari"

tapi tidak.

aku tak ingin menangis lagi.

 

kata mereka "keluarkan saja semuanya, tak apa, kami selalu ada mendengar ceritamu"

tapi tidak.

tak ada yang perlu kuceritakan lagi, tak ada yang perlu kutangisi lagi.

 

bukannya sedang tidak baik-baik saja, tapi aku sungguh sedang ingin tersenyum, aku sungguh sedang ingin terlihat baik-baik saja.

seperti hal nya kegagalan, sakit hati, galau, ditinggal pergi atau apalah ungkapan menyakitkan lainnya, aku sedang ingin menikmatinya.

aku ingin menikmatinya seorang diri saja. tanpa mereka. dan pastinya tanpa bayangmu lagi.

karena aku sadar, bagaimanapun, hidupku harus tetap berjalan

kata salah satu penulis favoritku, “ada seseorang yang ketika ia pergi, ia membawa sepotong hati kita”

kau pergi. Dan, hei, kau membawa sepotong hatiku, bahkan lebih.

Tapi tak apa.

Aku mungkin mulai terbiasa.

 

  • view 220