senyummu

Fifi Syahrir
Karya Fifi Syahrir Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Januari 2016
senyummu

Ayolah, jangan tersenyum seperti itu kepadaku, jangan, jangan lama, sebentar saja.

Aku tak mau hanya dapat ?memiliki? senyummu yang terbilang sepersekian menit saja, aku tak mau. Aku ingin memilikinya. Seutuhnya. Aku ingin menjadi pemilik senyummu, menjadi tempatmu berkeluh kesah, menjadi tempatmu rehat sejenak setelah penat dan lelah mendatangimu. Aku selalu ingin menjadi yang pertama, yang tahu apa yang kau rasakan. Atau bahkan aku ingin menjadi yang terakhir, tempatmu berbagi cerita sebelum akhirnya kau memejamkan mata untuk beristirahat menunggu hari esok tiba.

Kita tak tahu apa saja scenario Tuhan esok hari, yah kita tak pernah tahu. Lalu salahkah bila kuselipkan namamu dalam doaku? Kurasa tidak. Hehe. Jadi kuceritakan saja rahasia kecilku, aku selalu menyebut takzim namamu dalam doaku. Tak apa kan? Mungkin saja Tuhan berbaik hati ( eh tidak, Tuhan memang selalu berbaik hati) mempertemukan kita dalam satu ikatan yang suci.

Yha.

Semoga saja

Ehe.

  • view 175