Aku Dilanda Rindu

Halimah Sadiah
Karya Halimah Sadiah Kategori Puisi
dipublikasikan 06 April 2018
Aku Dilanda Rindu

    Sedikit ada kerinduan yang terus mendesak dikalbu. Tentang seseorang yang sudah jauh tak terjangkau. Sekarang. Aku ingin mengulang kisah lalu.kuharap itu menjadi obat. Dan kini aku sedang ditemani olehnya si rindu. 
 
   
   Tepat pada hari itu, aku pergi untuk mendatagi sebuah pembalasan atas sebuah mimpi yang telah kulunasi. Selalu menjadi hari termenyenangkan saat salah satu mimpi dapat terlunasi. Hari itu kuputuskan untuk pergi beberapahari, pergi dengan meninggalkan kisah yang sedang ku bangun, pergi meninggalkan dia yang sedang menggebuh dihati. Sedikit keraguan menahan untuk pergi. 
 
Pagi itu aku pergi, bersama jasmu sebagai teman dan ketakutan untuk dilanda rindu. Dan benar tepat malam harinya aku rindu. Malam  aku rindu dan lelah. Ia menyatu kuat menjadi satu, menggebuh dikalbu tiada henti, lantas teringat atas jasmu yang telah kau pinjamkan. Aku mengambilnya. Aku memeluk jasnya erat.lantas ku terlelap dalam tidur bersama rindu bersama lelah bersama mimpi yang esok akan lunas. 
Esoknya aku nggan untuk melepas jas mu. Aku beraktivitas di temani jasmu. Aku rindu ditemani jasmu. Aku lelah ditemani jasmu. Hari itu setiap jengkal langkahku ditemani oleh jasmu. Entah dari sisi mana aku seperti mendapat energi yang kuat atas jasmu. Ada transferan energi yang tersesat ditubuhku.
Aku masih ingat betul bagaimana ku memilih buah tangan untukmu. Aku memilihnya dengan rindu, dan hati menggebuh. 
Sore itu aku pulang, impianku sudah terlunasi. Aku pulang menemuimu.aku pulang ingin melihatmu.aku pulang dilanda rindu. 
 
Itulah kisahku.kisah diawal bulan november tahun lalu. 
 
Kusangka rindu itu rindu paling berat. Ternyata tidak. karena, sekarang rindu yang melandaku sudah lebih dari sekedar rindu.
 
 
 
 
 

  • view 62