Antara Orang itu, si dia dan teman hatinya

Abdul Hafizh
Karya Abdul Hafizh Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 07 Juni 2016
Antara Orang itu, si dia dan teman hatinya

Ketika itu si dia berjalan menyusuri waktu, lama teramat lama bahkan..
bingung entah apa yang harus dikejarnya, yang ia ketahui saat itu menggapai bintang mimpinya.
setelah sekian lama dia berjalan akhirnya datanglah sengorang yang spesial disampingnya.
orang katakan itu adalah teman hati, teman hati sidia itu keren, pinter, kaya, perfectlah pokoknya.

setelah pertemua nan bersejarah tersebut akhirnya si dia dan teman hatinya memutuskan untuk berjalan bersama

tertawa, canda penuh warna, ceria, saling memperhatikan, dan saling orang katakan sih jatuh cinta namanya.

si dia teramat bahagia serasa putri di dunia yang paling bahagia katanaya, dikarenakan si teman hatinya itu

selalu saja membuat si dia merasa nyaman, bahagia, tertawa hilangkan rasa duka peluh setlah lamanya berjalan.

ternyata semakin jauh merekan berjalan tibalah masanya si teman hatinya merasa tak bahagia, berfikir keras untuk membuat

tertawa orang lain, beropini tak sanggup lagi membuat si dia tersenyum bahagia.

waktu itu si teman hatinya dengan teganya berbelok meninggalkan si dia untuk mencari pelabuhan baru untuk si teman hati itu membuat bahagia orang lain. melihat kenyataan itu si dia merasa frustasi, kecewa, galau, gusar, takut tak akan adalgi yang membuatnya tersenyum. sementara itu si dia sibuk termat sibuk mencari-cari kemana si teman hatinya itu berhalau, ada seseorang yang berjalan

dibelakangya, orang itu tampak biasa-biasa saja dan terlihat tidak sangat-sangat spesial. tetapi orang itu selalu saja mengikuti si dia, dengan khiasan tertatih, letih, capek, terjatuh, tapi orang itu mencoba untuk bangkit lagi karena sebabnya orang itu teramat mencintai si dia.  orang itu kadang menangis, tak tahan, ingin berhenti, tak sanggup melihat si dia tertawa bersama teman hatinya. tapi orang itu terus berjalan walau terluka hatinya. si dia tak pernah menoleh kebelakang untuk mencari atau sekedar mencari tahu siapakah gerangan yang berjalan dibelakangnya, tidak pernah menoleh untuk waktu yang lama, sesekali si dia menoleh kebelakang tetapi ia berpaling kembali mencari dimanakah teman hati dia pergi.. melihat menoleh, melirik kekanan, ternggara, kiri, selatan tapi nihil hasilnya. mengetahui si teman hatinya telah pergi, orang itu mencoba berlari sekuat tenaga agar dapat berjalan disampingnya, kala itu hapir saja menggapainya, sempat orang itu menyemangati, untuk si dia untuk tidak lagi mencari teman hatinya itu, dan tetapi mengadahkan pandangannya kedepan. si dia termotivasi, semangat lagi ahkirnya, tapi hanya sebentar sahaja itu berlaku, si dia kembali gusar, untuk mencari teman hatinya itu. orang itu yang kini berjalan disamping si dia terjatuh, dan ironinya si dia tak menyambut seraya mengulurkan tangannya tuk menopang orang itu yang terjatuh, malahan si dia terus berjalan dan bejalan berlalu meninggalkan orang itu.  akihirnya orang itu berjalan kembali dibekang si dia lama kembali orang itu berjalan dibelakangnya, pernah orang itu mencari haluan yang lain, tetapi masa itu sebentar saja waktunya, haluan oarang itu menghilang bak ditelan bumi , yang pada akhirnya membuat orang itu berjalan kembali dibelakang si dia yang teramat orang itu cintai, entah sampai kapankah orang itu terus berjalan dibelakang si dia dan si dia menoleh untuk waktu yang lama dan seraya berkata yuk berjalan disamping aku, dan jangan terjatuh lagi topanglah hidupku. ataukah orang itu tetap berjalan dibelakang si dia tanpa dia menoleh sedetikpun dan akhirnya orang itu terjatuh tegulai lemas ditanah dan takkan terbangun lagi untuk berjalang dibelakang si dia, Tuhanlah yang tahu itu.

 

  • view 191