Keluarga Kita Nanti

Hafidz Ridwan R
Karya Hafidz Ridwan R Kategori Project
dipublikasikan 01 Januari 2018

"Relung Senja"


Buku tentang rasa yang bersama senja telah tenggelam, kerinduan resah dipucuk malam, sedang kesunyian jatuh pada sudut waktu sedekat sujud pada Rabb ku. Ketabahan taklain adalah takdir di titik nadir, bahkan kita tidak pernah tau siapa yang benar-benar memiliki cinta terakhir.

Kategori Fiksi Remaja

4 K Hak Cipta Terlindungi
Keluarga Kita Nanti

Segala bentuk kejadian yang kita alami di masa muda ini akan menjadi pengalaman emosi yang luar biasa berharga. Bekal yang akan amat berguna saat kita menjadi orang tua nanti. Berbagai perasaan khawatir, kecemasan, ketakutan, jatuh cinta, patah hati, penerimaan, penolakan, dan segala bentuk rasa yang tidak bisa dijelaskan satu persatu. Semuanya akan menjadi sesuatu yang berharga.

Bagaimana perasaan kita kepada orang tua. Terhadap kekhawatiran mereka, terhadap ketidaksepakatan mereka, terhadap perintah dan larangan mereka, dan segala bentuk hal yang berkaitan dengan mereka. Akan menjadi cermin yang membuat kita menjadi orang tua yang (seharusnya) bisa lebih bijak kepada anak-anak kita nantinya.

Bagaimana perasaan kita kepada seseorang. Bagaimana perasaan itu tumbuh dan diterima dengan baik, tapi dihadapkan dengan berbagai rintangan, penolakan keluarga, juga keadaan. Semuanya akan menjadi cerita yang berharga saat anak-anak kita nanti meminta nasihat dan pertimbangan kita kala mereka mengalami hal serupa.

Sekolah, kuliah, pekerjaan, pertamanan, organisasi, semuanya akan memberikan pengalaman rasa yang berbeda. Rasa yang akan mengasah hati, mengasah kebijaksanaan kita kelak kemudian saat kita menjadi orang tua. Saat pengalaman masa muda kita bisa diceritakan kepada anak-anak kita hingga berbinar matanya. Hingga mereka bisa menangkap pembelajaran berharga, hingga mereka tidak mengulangi kesalahan yang serupa.

Juga, agar mereka bisa mendapatkan orang tua yang bijaksana. Orang tua yang bersedia mendengarkan, belajar, terbuka, dan mampu membimbing. Sebab, pasti setiap orang tua ingin yang terbaik dan ingin anak-anaknya bahagia. Akan tetapi, banyak yang tidak bertanya kepada anaknya tentang apa hal yang membuat mereka bahagia. Memaksakan definisi-definisi kebahagiaan kepada anak.

Kelak, anak-anak akan bertanya. Jawabannya adalah apa-apa yang sedang terjadi dalam hidup kita saat ini dan segala rasa yang sedang kita rasakan. Tinggal bagaimana kita berhasil atau tidak mengambil pelajarannya :)

  • view 142