Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Project 26 Desember 2017   15:53 WIB
Hidup Kita Nanti

Langit jingga kembali pada peraduannya, bintang-bintang kembali membersamainya, setia menemani bumi sejak pagi tanpa lelah, matahari semakin memerah hendak pamit pada bumi, manusia-manusia hilir mudik melintas bergantian mewarnai kehidupan, namun keberadaannya seakan acuh tak mendengar, tak pernah ingin peka, bahwa ada yang ingin diperhatikan, ada yang ingin dipastikan pada rindu yang sedang menunggu dan  rasa yang terabai, bolehkah meminta sedikit waktu untuk sekedar mengadu.

          Semakin hari tidakkah kita merasakan bahwa perjalanan hidup semakin susah, semuanya kontras manusia berlomba memperkaya diri dengan tahta, jabatan, kekayaan, dunia menjadi ladang perburuan, akhirnya bagi kita yang kehidupannya pas-pasan, mencari nafkah kian sulit pada dunia yang semakin menggila, harus memutar otak bagaimana caranya supaya kehidupan kita mendapatkan kebahagiaan.

          Ada hal yang barangkali kita lupakan bahwa sejatinya kebahagiaan bukan dari banyaknya harta, tetapi dari sikap kita pada harta itu, namun saat ini semua semakin sulit terlebih bagi mereka yang akan berkeluarga, kehidupan kita mengajarkan kita untuk mencintai fisik bukan isi, rupa bukan iman, itulah sebabnya saat menikah karena materi kemesraannya tak melebihi kartu internet yang singkat, yang akhirnya pernikahan terkesan sesuatu yang biasa bukan lagi janji yang mulia untuk saling menjaga.

          Tidakkah kita ingin menjadikan keluarga kita dengan pola hidup sederhana? Darinya kita akan menjadikan sabar dan syukur dalam menjalani hidup, lebih sabar dalam kekurangan, mensyu-kurinya saat Allah beri kita lebih pada rezekinya, pola hidup sederhana akan menjadikan kita qonaah pada dunia, kita menjadikan akhirat sebab yang utama meski tak melupakan dunia.

Karya : Hafidz Ridwan R