Yang Terlewatkan_Bag 7 ( Segenggam Bekal Ke Surga)

Hafidz Ridwan R
Karya Hafidz Ridwan R Kategori Project
dipublikasikan 19 Agustus 2017

"Segenggam Bekal Ke Surga"


Cahaya indah bertebaran diawal senja, malam menelisik mengintip kian menyapa, ketaatan pada Rabb-Nya kian romantis mengenggam harapan dua hati yang tak lama lagi menjelma menjadi sebuah keluarga.

Kategori Fiksi Remaja

442 Hak Cipta Terlindungi
Yang Terlewatkan_Bag 7 ( Segenggam Bekal Ke Surga)

kita tidak pernah tahu tentang banyaknya kesempatan yang akan kita dapatkan dalam kehidupan kita, namun yang jelas semua manusia mendapatkan kesempatan yang sama, sekali seumur hidup, kesempatan itu akan menghampiri kita dan dikembalikan kepada manusia untuk memilih setiap keputusan itu, namun yang pasti semua memiliki hukum sebab akibat dari setiap keputusan yang kita ambil.

            kita tak harus berfikir banyak tentang kesempatan yang hanya datang sekali seumur hidup, tapi kita tahu tentang kesempatan yang pernah menyapa kepada manusia, dan barangkali dengan kesempatan yang diberikan Allah.  maka keputusan yang diambil haruslah yang terbaik sehingga menjadi tambahan amalan dan pemberat pahala sebagai bekal kita menghadap Allah SWT.

            Barangkali dengan sebagian kesempatan yang telah Allah berikan selama ini, membuat kita lebih peka dengan yang lain, sementara sebagian yang lainpun kita manfaatkan dengan amalan yang baik dan bemanfaat untuk kita sebagai bekal pahala dari sekian banyak aktifitas yang telah dilewati, sudahkah kita memilih yang terbaik ?

            Sebagian kesempatan yang dilalui manusia memiliki  banyak manfaat dan nilai yang tinggi dihadapan Allah kesempatan itu hanya hadir sekali dalam putaran masa yang dilalui manusia, seperti halnya kita berpuasa Ramadhan selama satu bulan dan pada malam tertentu akan ada malam yang mulia yaitu malam seribu bulan atau malam Lailatul Qadar (Malam kemuliaan), yang dijelaskan oleh Allah dalam Al-Quran sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan (QS. Al-Qodar 97 : 3). Dan pada faktanya akan datang kembali bulan kemuliaan itu satu tahun sekali dan akan kita temukan bulan ramadhan berikutnya, Insya Allah.

            Hidup adalah pilihan, seluruh keputusan dikembalikan kepada kita, yang akan datang atupun yang telah berlalu semuanya hasil dari keputusan dan bagian dari hidup yang kita jalani, tapi masalahnya apakah nanti kita masih hidup dan masih melihat cerahnya mentari pagi, apakah kita masih bisa mengambil kesempatan dan memanfaatkan waktu yang akan datang itu, nah inilah kesempatan yang harus kita ambil selama kita masih bernafas.

            Jika bicara tentang kesempatan, kita meyakini bahwa akan hadir kesematan-kesempatan lain, meskipun tidak persis sama seperti yang sudah datang lebih dulu, kesempatan yang berbeda tapi memiliki dampak yang sama,  semua ditentukan oleh pilihan yang harus di ambil dengan cermat dan baik.

            Semua kesempatan yang hadir dan jika kita lewatkan akan melahirkan penyesalan sebab waktu dan kesempatan tidak akan kembali terulang, terlebih saat keinginan yang kita impikan dan ketika kesempatan itu hadir, kita malah tidak mengambilnya, dengan beragam alasan, begitupun dengan hakikat waktu bagi seorang muslim sangatlah  penting, sebab Rasulullah dan para sahabat mengatakan bahwa waktu begitu penting dan harus dimanfaatkan sebaik mungkin.

            Sebagaimana nasehat kekasih Allah Rasulullah SAW tercinta untuk kita :

            Abu hurairah R.A meriwayatkan : Rasulullah SAW bersabda” orang yang kuat dan lebih dicintai Allah dari pada yang lemah, dan kedua keadaain itu baik. Berpegang pada apa yang mendatangkankebaikan bagimu. Teruslah memohoan pertolongan Allah dan jangan berhenti. Jika kau mengalmi kesulitan apa saja, jangan berkata : seandainya saja aku mengambil langkah ini atau langkah itu, tentu hasilnya akan begini dan begitu, sebaliknya katakanlah : demikianlah Allah menetapkan dan dia berbuat menurut kehendak-Nya. Kata seandainya itu membuka gerbang menuju pikiran-pikiran setan”(H.R Muslim)

Bersambung.....

  • view 26