CERMIN KEHIDUPAN

Hilmi Mulazaman
Karya Hilmi Mulazaman Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 02 Desember 2017
CERMIN KEHIDUPAN

CERMIN KEHIDUPAN

   Tuhan bermanifestasi dalam jiwa manusia sebagai cermin yang merefleksikan Tuhan dan makhluk-nya. Ketika seseorang memandang cermin, melainkan sosok dirinya sendiri sebagaimana apa adanya.  Dalam konteks ini jelas bahwa ketika dirimu berbuat baik kepada sesama sesungguhnya berbuat baik kepada diri sendiri, Sebaliknya saat dirimu jahat kepada sesama maka sesungguhnya jahat kepada diri sendiri.

   Banyak orang yang suka berbuat baik dan selalu berusaha membahagiakan sesamanya, karena itu adalah kebaikan dan kebahagiaannya sendiri. Sebaliknya, ada juga yang suka membenci dan menyakiti sesamanya, sedangkan dia tidak menyadari bahwa yang dia sakiti adalah dirinya sendiri.

   Wajar saja jika ada yang menyakiti diri sendiri dinilai tidak waras alias gila. Tapi, lebih tidak waras lagi jika agama dan atas nama Tuhan menjadi alasan bagi manusia untuk saling membenci dan saling menyakiti.

  • view 191