Perantau Tangguh

Gustin Muhayani
Karya Gustin Muhayani Kategori Project
dipublikasikan 17 Agustus 2016
Merayu Tuhan

Merayu Tuhan


Mungkin kebanyakan dari kita selama ini lebih sering meminta atau terkadang luput malah mendikte Tuhan. Kenapa kita tidak mencoba merayu Tuhan. Layaknya sang kekasih, Tuhan pun berhak di rayu.

Kategori Acak

9.4 K Hak Cipta Terlindungi
Perantau Tangguh

Ia yang dilepas ikhlas oleh mamak dan bapaknya
Ia yang ikhlas melepas nyamannya hidup di tanah kampung

Ia yang sesekali takut melangkah di tanah rantau
Ia yang sesekali takut menatap orang yang asing pada pandangannya

Ia yang sesekali ingin pulang karena rindu
Ia yang sesekali ingin berhenti pergi terlalu jauh

Ialah perantau tangguh itu

Ia yang tak pernah tahu apa yang dihadapi didepannya
Ia yang pada akhirnya tak takut lagi untuk mencoba
Ia yang tetap menjaga izzahnya walau jauh kerabatnya

Ialah wanita tangguh itu

Ia yang tetap menaiki kereta malam walaupun jalan telah lenggang
Ia yang tetap bergerak walaupun badannya telah letih bergerak

Ialah perempuan perantau itu

Ia yang tak mengeluh karena lelahnya
Ia yang tak sembunyi dari tanggung jawabnya
Ia yang tertempa untuk menjadi tangguh dan mandiri

Tapi,…

Ia tetaplah wanita

Yang dibalik kemandiriannya ia tetap butuh penyangga
Yang dibalik ketangguhannya ia bukan tak butuh pundak yang lain

Ialah perempuan perantau tangguh itu

 Semoga Allah selalu menjaganya disetiap langkah nya

#Proyek30HariMerayuAllah

  • view 281