Terimakasih dari Seorang Biasa

Guntur Eka Arif Saputra
Karya Guntur Eka Arif Saputra Kategori Puisi
dipublikasikan 21 November 2017
Terimakasih dari Seorang Biasa

Dua puluh satu tahun sudah ia berada di dunia.
Maafkan putramu bu, pak, jika waktu yg sebenarnya sudah teramat lama itu ia belum mampuh menghasilkan apa-apa,
bahkan sudah sangat lama untuk dilewatkan dengan biasa. 
maaf jika ia belum mampuh berbuat banyak untuk membuat bangga semua orang terkasih dengan keberadaannya di bumi saat ini. 
tapi terimakasih bu, pak, berkat doa kalian sampai dengan hari ini pun putramu tetap enggan menyerah untuk berjuang. 
 
dan terimakasih Tuhan, Engkau sudah terlalu baik kepadanya.
ia amat bersyukur telah terlahir dari rahim Ibu yang sungguh sangat luar biasa.
meski dibesarkan di lingungan biasa, dan tumbuh layaknya anak-anak biasa lainnya. 
Ia begitu beruntung untuk dapat hidup diantara sekumpulan orang yang luar biasa. 
Keluarga yang hebat dan teman-teman yang fantastis. 
 
Terima kasih keluarga, teruntuk Ibu. Yang tidak pernah letih mengajarkan bagaimana menjalani hidup seharusnya, dengan usaha tanpa lelah, dan berusaha dengan tangan sendiri.
 
Terima kasih, sahabat. Kalian telah banyak membantu bangkit dengan "pelukan lelaki". 
walaupun terkadang sedikit memaksa harus bangkit dengan sedikit tamparan.
Namun kita sama-sama tahu bahwa pelukan dan tamparan pada dasarnya hanyalah cara untuk membuat kita sama-sama menggapai mimpi yang sering kita tertawakan karena terkadang kita menganggap mimpi kita terlalu tinggi untuk digapai. 
 
Terima kasih, Tuhan, untuk tawa, tangis, manis, pait, ramai, sepi, dan segala kemudahan hidup yang tidak pada semua manusia Engkau berikan.

Terimakasih untuk semuanya. Karna seiring bertambahnya usia dengan berkat do'a semuanya, ia memastikan hingga detik ini ia akan terus berjuang menggapai apa yang seharusnya ia gapai. Ia akan tetap berlari mengejar angan dan segenap cita yg ia impikan~
 
21 November 2017

  • view 68