“PERAN ORGANISASI MASYARAKAT (IPMAL) DALAM MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL LAMAHALA”

Abdurahman H. Jumadi
Karya Abdurahman H. Jumadi Kategori Lainnya
dipublikasikan 18 Januari 2018
“PERAN ORGANISASI MASYARAKAT (IPMAL) DALAM MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL LAMAHALA”

“PERAN ORGANISASI MASYARAKAT (IPMAL) DALAM MELAHIRKAN GENERASI UNGGUL LAMAHALA”

OLEH

ABDURAHMAN H. JUMAD

142 211 1002

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH KUPANG

 

ABSTRAK

Peran organisasi  kemsyarakatan dalam proses perubahan di negeri ini semata-mata muncul karena komitmen moral dan panggilan nurani untuk berpihak kepada masyarakat ini menjadi kekuatan oposisi yang paling efektif karena tidak didasarkan pada kepentingan-kepentingan tertentu yang merusak perjuangan mereka. Salah satu elemen gerakan mahasiswa yang turut serta dan mempunyai andil yang cukup besar dalam proses pembangunan adalah mahasiswa yang terhimpun dalam sebuah organisasi, karena mereka mempunyai basis masa yang jelas. Keberadaan perhimpunan mahasiswa memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang unggul ,maka diambil salah satu elemen gerakan mahasiswa yaitu organisasi IPMAL yang ada di wilayah Nusa Tenggara Timur.

 

KATA KUNCI  : ORGANISASI MASYARAKAT, IPMAL, GENERASI UNGGUL

 

  1. PENDAHULUAN

Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material,mesin, metode, lingkungan),sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

                                         Hakekat Oragnisasi menurut Edgar H. Shein dalam bukunya the Psykologi of Organization (1982) organisasi adalah Koordinasi yang direncanakan mengenai kegiatan-kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan bersama melalui pembagian kerja dan fungsi berdasarkan tingkatan otoritas (kewenangan) dan tanggungjawab. Dengan definisi ini, pada hakekatnya dalam sebuah organisasi diperlukan sejumlah pesyaratan atau gagasan, antara lain:

  • Bahwa Organisasi memerlukan pengembangan dan pemeliharaan koordinasi.
  • Bahwa didalam organisasi terdapat tujuan bersama yang pencapaianya harus di upayakan semaksimal mungkin.
  • Di dalam Organisasi tedapat pembagian kerja (division of labor)
  • Seluruh kegiatan dalam organisasi harus menciptakan keterpaduan (integration), menekankan bahwa objek koordinasi pada dasarnya bukan orang tetapi kegiatan atau pekerjaan.

Dari definisi-definisi diatas dapat disimpulkan bahwa dalam setiap organisasi terdapat tiga unsur dasar yaitu Orang-orangKerjasama dan Tujuan yang hendak dicapai. Organisasi juga harus memiliki lima fenomena penting yaitu :

  • Organisasi harus mempunyai tujuan.
  • Organisasi harus mempunyai program, kegiatan strategi dan metode untuk mencapai tujuan organisasi.
  • Organisasi harus mempunyai pimpinan atau manajer yang bertanggung jawab terhadap organisasi itu dalam mencapai tujuan.
  • Organisasi itu terdiri dari dua orang atau lebih.
  • Organisasi itu harus ada kerjasama.

                   Di era perkembangan zaman yang semakin canggih ini, dinamika kehidupan terus menyajikan persoalan demi persoalan dan setiap diri diharuskan agar mampu menjadi solusioner untuk mengimbangi berbagai problema yang dihadapi. Terkhusus bagi  masyrakat yang merupakan asosiasi terbesar dalam suatu tatanan diharapkan juga mempunyai benteng pertahanan yang tangguh sehingga mampu menghadapi berbagai problema yang melanda. Namun, dewasa ini terlihat begitu jelas, bahwa masyarakat kurang memiliki daya pertahanan yang ampuh sehingga tidak mampu mengontrol diri dalam menghadapi berbagai persoalan yang menghampiri. Fenomena tersebut berdampak pada sikap mereka yang akan cenderung individual, liberalis dan apatis terhadap segala persoalan yang terjadi bahkan cenderung mengarah pada diskriminasi sehingga berakibat jalan kearah depan menjadi terjal untuk didaki. Tidak hanya pada masyarakat kebanyakan dari mahasiswa pun demikian adanya. Banyak sekali.

Hal ini tentunya diharapkan sebuah terobosan sebagai upaya preventif dan solusioner yang mampu memberikan kekuatan baru kepada diri masyarakat sehingga dapat menjadi generasi yang unngul. Tak dipungkiri, kehliadiran organisasi masyarakat merupakan terobosan yang mampu menjawab permasalahan dan persoalan yang terjadi ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Organisasi mempunyai kontribusi ekstra mampu menjadi lumbung perubahan dan orbit kontrol yang tangguh dimana dapat menjadi kekuatan, sehingga tercipta sebuah kondisi baru yang  dapat mencerdaskan generasi penerus dan bangsa itu sendiri.                                                                          

Dewasa ini banyak sekali organisasi bermuculan di masyarakat, mulai dari organisasi sosial, organsisasi politik, organisasi masyrakat. Semua semua organisasi mempunyai tujuan masing-masing yang berbeda.  Menurut Polak (1976) dan Soekanto (1986) yang disebut suatu organisasi adalah suatu kelompok yang sengaja dibentuk atau dibuatkan struktur, yang mengatur hubungan satu sama lain dari sejumlah orang untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Yang dimaksud dengan struktur adalah suatu susunan dari pola antar hubungan intern yang agak stabil. Sebuah struktur ini terdiri atas: (1) suatu rangkaian status-status atau kedudukan para anggotanya; (2) peranan-peranan yang berkaitan dengan status-status itu; dan (3) unsur-unsur kebudayaan seperti nilai, norma, dan model yang mempertahankan, membenarkan, dan mengagungkan struktur.

   Dari berbagai hal tersebut, Ikatan Pelajar Mahasiswa Lamahala (IPMAL) Kupang sebagai sebuah organisasi kepemudaan yang didalamnya terdapat pelajar dan mahasiswa yang berasal dari Lamahala hadir untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan perkembangan intelektual, spiritual serta minat dan bakat pada sepada diri setiap kadernya dan masyarakat Lamahala pada umumnya. Melalui kegiatan-kegiatan yang bersifat edukasi, sosial, religius serta olahraga dan lain sebagainya  ini sehingga diharapkan dapat mewujudkan generasi masyarakat Lamahala sebagai generasi unggul.

  1. PEMBAHASAN

Pada hakekatnya dalam membangun sebuah bangsa dapat dicapai melalui proses yang diawali dengan kesadaran masyarakat akan suatu cita-cita dan tujuan yang sama.  Cita-cita untuk mencapai tujuan dan kepentingan bersama dapat terealisasi apabila sekelompok orang tersebut membentuk sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Sebagaimana telah kita ketahui sejarah Bangsa Indonesia tidak terlepas dari peran serta dari Organisasi Masyarakat. Bahkan Ormas di Indonesia terbentuk jauh sebelum Negara ini memproklamirkan kemerdekaannya. Sebut saja pelopor organisasi pemuda yaitu Boedi Oetomo, dan organisasi lainnya seperti Serikat Dagang Islam, Muhammadiyah dan lain sebagainya. Sejarah keberadaan Organisasi Kemasyarakatan ini, merupakan sebuah bukti nyata bahwa peran Ormas sangatlah penting dalam berbangsa, berekpresi dan menjadi kontrol sosial bagi jalannya sebuah Negara.  

Suatu organisasi mempunyai arti penting dalam masyrakat, karena organisasi dapat membantu/mengajak masyarakat untuk lebih aktif dalam lingkungan & kehidupannya,organisasi bisa sebagai pendukung proses sosialisasi yang berjalan di sebuah lingkungan bermasyrakat, yang paling utama organisasi merupakan tempat/wadah aspirasi dari seklompok individu yang berbeda beda.

Ikatan Pelajar Mahasiswa Lamahala (IPMAL) Kupang didirikan di kupang pada tanggal 12 Juni 1982 oleh dua orang tokoh pencetus atau sering dikenal dengan istilah Founding Father, kedua orang itu adalah Bapak Dr. Burhanudin Masud  dan BapakDrs. H. Muhammad Wongso. Alasan dari balik kedua tokoh pemuda ini mendirikan lembaga IPMAL tidak lain adalah rendahnya tingkat kelulusan ujian nasional siswa Lamahala yang menuntut ilmu dikota kupang. Melihat keadaan yang demikian kedua tokoh tersebut mempunyai inisiatif untuk membetuk sebuah organisasi kepudaan yang akan menghimpun pelajar dan mahasiswa yang menuntut ilmu di kota kupang tersebut. dalam hasil diskusi kedua tokoh ini maka mereka menyimpulkan bahwa agar hal ini tidak lagi terjadi maka harus diatasi dengan pembentukan sebuah wadah untuk menampung dan merangkul anak-anak Lamahala yang bersekolah di Kupang. akhirnya atas kesepakatan keduanya, merekapun mulai merancang Organisasi ini. nama yang disepakati adalah Ikatan Pelajar Mahsiswa Lamahala (IPMAL) Kupang.    

Dalam menjalankan roda organisasi, IPMAL menggunakan fungsi, peran dan tanggung jawabnya meliputi dua hal pokok, yakni sebagai organisasi pengkaderan sekaligus sebagai organisasi keilmuan-keislaman. Berkaiatan dengan pengkaderan, IPMAL sering melaksanakan kegiatannya diantaranya yakni:

  1. Pola Pengembangan Kader (Basic Traning atau Latihan Dasar Kepemimpinan). Kegiatan ini merupakan kegiatan awal sebagai sarana atau pintu masuk kader-kader baru. Kegiatan ini biasanya diadakan sampai 3 atau 4 hari. Materi-materi yang didapatkan adalah seputar Keipmalan, Keislaman, Keilmupengetahuan, Kelamahalaan dan Kebangsaan. Adapun pematerinya selain mendatangkan pemateri alumnus atau senior IPMAL yang tentunya memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam bidang tersebut, pemateri juga didatangkan dari luar IPMAL dengan tetap berpedoman kepada kesepakatan antara kepanitiaan dan kepengurusan;
  2. Up Grading (Kepengurusan dan Kesekretariatan). Kegiatan ini merupakan kegiatan untuk mendalami dan mempelajari IPMAL secara lebih mendetail dan sistematis terkait dengan hal-hal substansial dan kekhasan IPMAL yang menjadi pembeda dengan organisasi lainnya.
  3. Berbagai pelatihan yang sering dilakukan IPMAL adalah
    1. Pelatihan MS Word, MS Exel dan Powerpoint
    2. Pelatihan Karya Tulis lmiaah (KTI)
    3. Work Shop
    4. Keprotokoleran
  4. Pekan Pengabdian masyarakat Kegiatan ini berfokus di Lewotana lamahala dengan tujuan mengadakan silaturahmi antara IPMAL dengan masyarakat di Lewotana. Adapun agenda kegiatan meliputi kegiatan perlombaan
    1. Nasytid,
    2. Pekan Olaharaga Desa (POD)
    3. Bakti Sosial
    4. Lomba Cerdas Cermat
  5. Diskusi Rutin sekali dalam seminggu. kegiatan ini merupakan salah satu stimulus pemikiran sekaligus latihan retorika kepada kader dengan orientasi jangka pendek adalah para kader berani dan mampu mengemukakan pendapat atau gagasan di hadapan umum. Adapun orientasi jangka panjang adalah melatih dan membimbing kader IPMAL agar memiliki kerangka berpikir Ilmiyah dalam meyelesaikan setiap wacana, baik berskala lokal, nasional mapun internasional;
  6. Private Belajar. Sejatinya kegiatan ini lebih difokuskan kepada para pelajar yang akan mengikuti Ujian Nasional namun tidak menutup kemungkinan untuk kader-kader lainya. Adapun tenaga pengajar yang didatangkan adalah para guru yang adalah alumnus atau senior IPMAL yang tentunya memiliki kualifikasi dan kompetensi dalam bidang tersebut juga para guru yang didatangkan dari luar IPMAL dengan tetap berpedoman kepada kesepakatan antara  kepengurusan. Adapun mata pelajaran yang dipelajaripun disesuaikan dengan tingkat kebutuhan pelajar yang mengikuti UN tersebut;
  7. Debat Ilmiyah dan Belajar Kelompok;
  8. Sosialiasasi Pendidkan
  9. Untuk kegiatan seminar IPMAL biasanya mengadakan seminar umum dan terbuka untuk semua kalangan dengan mengambil tema pokok seminar adalah hal-hal yang terasa krusial dan perlu mendapat perhatian bersama;
  10. Memperingati Hari Raya Islam;
  11. Kegiatan Pentas Seni. Pentas Senia ini biasanya meliputi Nasyid, Drama, Teater, Musikalisasi Puisi, Seni Tari Tradisional. Kegiatan ini baiasanya bertujuan untuk menjalin silaturahmi IPMAL secara kedalam (antar pengurus dan anggota) maupun secara keluar (antar IPMAL dan relasi-relasi kerjanya);

Dari berbagai kegiatan yang dilakukan oleh IPMAL setiap tahunnya tentunya dapat meberikan dampak yang positife terhadap perkembangan kader serta perubahan bagi kehidupan masyarakat secara umum dan Lamahala khususnya, yakni menjadikan masyarakat Lamahala sebagai masyarakat yang unggul.

 

  1. PENUTUP
    1. KESIMPULAN

Dari pembahasan diatas penulis dapat menyimpukan bahwa masyarakat unggul adalah generasi penurus harapan bangsa karena masyarakat merupakan asosiasi terbesar dalam suatu tatanan sehingga diharapkan mempunyai benteng pertahanan yang tangguh sehingga mampu menghadapi berbagai problema yang melanda. Dalam menciptakan generasi unggul tidak hanya peran pemerintah saja yang berusaha untuk mewujudkannya, namun peran organisasi kemesyarakatan pun memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah. Organisasi masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuh kembangkan intelektual, spiritual, minat dan bakat sehingga mampu mendongkrak naik kapasitas dan kapabilitas seorang kader  yang terhimpun dalam oprganisasi itu sendiri  serta masyarakat pada umumnya.

 

  1. SARAN

Jadikan organisasi sebagai tempat untuk  belajar dan menumbuhkan kembangkan potensi yang ada pada diri kemudian mengaplikasikannya ilmu yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

 

  1. DAFTAR RUJUKAN

https://books.google.co.id/books?idEdgar+H.+Shein+dalam+bukunya+the+Psykologi+of+Organization+(1982)

https://ipmal.wordpress.com/2008/12/12/hello-world/

http://blogpsikologi.blogspot.co.id/2015/10/pengertian-contoh-organisasi-sosial.html

  • view 34