Move On Monefren

Go Andre Widodo
Karya Go Andre Widodo Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 06 Juli 2016
Move On Monefren

Pernah ga sih kamu mencintai orang dengan sungguh sungguh, dan, yapp, cinta mu seperti bersambut ketika orang yang kamu sayang mengiyakan cinta mu. Yang tanpa sepengetahuan mu dia hanya berusaha melupakan seorang yang dia sayang namun tak bisa di miliki.

 

Kalo pernah, di sana Cuma ada 2 hasil atas situasi tersebut.

  1. Pertama, Kalo kamu adalah orang yang tiga perempat malaikat, mungkin kamu akan menjadi “pengganti”, dari orang yang di sayang oleh yang kamu sayang.
  2. Kedua, kamu tinggal nunggu bom waktu meledak saja. Karena kesalahan sedikit saja kamu akan terus di bandingkan dengan dia yang sempurna, di seberang sana.

 

Penulis ini, pernah mendapat kisah tentang teman nya, yang punya pacar wanita. Yang setelah jadian, sang wanita berterus terang kalo dia pernah punya masa lalu dengan seorang pria yang dia sayang banget tapi ga bisa jadian karena suatu alasan. Dan setelah jadian, dia masih bimbang. Apakah benar hati nya adalah untuk temen saya ini, atau masih berpacu pada harapan untuk bersama dia yang seperti di ujung pengharapan. Dan dia akhirnya bilang kalo dia MANTAP untuk bersama teman saya, setelah apa? Setelah dia melihat SANG PEJANTAN sedang memboncengkan seorang cewek lain.

 

Any OPINION?

 

Sayang sayang sayang, dan sebegitu sayang nya teman saya ke dia. Hingga akhirnya teman saya ini kelewatan sayangnya. Yang kemungkinan membuat si wanitanya ini tidak nyaman. Munculah kembali variabel pembanding yang LAMA. See? Jalan dengan sang PEJANTAN di bebaskan, mau kemana juga ayok, mau pulang malem juga monggo, mau makan udah makan atau belum mau sakit engga juga paling formalitas tanya doang. Hla gimana orang sang PEJANTAN nya sepertinya biasa aja. Berbeda tentu nya dengan yang di berikan kepada teman saya .. Kasih sayang perhatian dan sebagainya, yang makin ke sini makin di tangkap sebagai larangan dan protektifitas. Bukan bentuk kasih sayang. Bukan tentang kekhawatiran. Bukan tentang bagaimana meminimalisir suatu kejadian yang kurang baik.

Dan teman saya melakukan “KESALAHAN” tersebut, dan bertanya. Sejauh apa hubungan mu dengan sang PEJANTAN sekarang? “Baik. Chat Sewajarnya. Lagian ga usah khawatir, cewek nya dia yang sekarang, dibanding aku ya jauh, ga ada apa apa nya.” Ungkap nya.

*coba hening sejenak, pikirkan tentang apa arti kata itu*

 

Mencintai seseorang itu bukan tentang, ah oke lah, aku masih sayang sama A, tapi ga bisa jadian nih, aku coba jalan sama B dulu aja. Kali aja jodoh. Kalijodoh udah tutup neng! Ini hati, bukan toilet, yang habis kamu eek in sampe lega, terus kamu guyur dan tinggal pergi.

Dan sekarang, kabar dari teman saya yang sudah di “PUTUSKAN” oleh sang WANITA nya, si WANITA nya udah jalan lagi sama SANG PEJANTAN. Entah dimana letak wanita lain yang “GA ADA APA APA NYA” dibandingkan si mantan temen saya.

 

“Mungkin kamu bisa pergi ke tempat mana pun yang kamu mau.

Tapi semua tempat yang pernah kamu singgahi tau.

Tentang bagaimana dampak dari tindakan dan perlakukan mu.

Jangan tanpa peduli kamu datang dan pergi.

Memberikan air kemudian kau surutkan dengan api.

Sakit.”

 

goandrewidodo

Programmer Sajak

Pria Sederhana yang dengan Tulus Ingin Bahagia

  • view 170

  • Anis 
    Anis 
    1 tahun yang lalu.
    oh, ternyata seorang 'Programmer Sajak'.

    eh, saya masih bingung.
    temen sampeyan yang cerita itu laki/perempuan, Pak? :/