Perempuan Penunggu Senja

Gita Wdm
Karya Gita Wdm Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 27 Oktober 2016
Perempuan Penunggu Senja

Surabaya, 27 Oktober 2016

Sore mungkin tak selalu terlihat indah. Apa yang membuatnya menjadi indah? Ya, Senja.  

Entahlah, mengapa ada seorang perempuan yang begitu mengagumi senja. Padahal masih banyak keindahan yang lainnya. Sunrise, aurora, hujan gerimis, rasi bintang, bulan purnama dan semacamnya mungkin. Tapi perempuan itu tetap pada egonya memilih Senja. Mungkin karena senja itu merdu walau tak bersuara, senja itu berkilau walau tak selalu. Ahh entahlah.... Perempuan itu sudah terlalu candu dengan dengan Senja.

Sore ini, Perempuan itu duduk riang sambil memandang senja. Senja yang dinantinya sesuai dengan harapannya, Indah. Dimanapun perempuan itu berada Ia selalu mencari celah dan waktu untuk sekedar menyapa senja di sore hari. Tentang senja yang ditunggu oleh perempuan itu, sekarang perempuan itu sedang berada di kota dimana bukan tempat kelahirannya. Untuk apa? Perempuan itu saat ini sedang melanjutkan perjalanannya untuk meraih cita, katanya. 

Dan yang selalu membuatnya terharu, karena dimanapun ia berada selalu ditemani senja yang ia harapkan. Walau terkadang hujan itu jahat karena menutupi senja perempuan itu dan walau terkadang malam itu jahat selalu menyembunyikan senja dibalik jurang-jurang yang jauh. Namun, bagi perempuan itu senja itu selalu setia. Karena ia yakin besok atau lusa pasti senja datang kembali....

Selamat sore, selamat menunggu senja.

- Perempuan Penunggu Senja -

  • view 305