Maturnuwun bapak, maturnuwun ibuk.

Gita Wdm
Karya Gita Wdm Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 24 Oktober 2016
Maturnuwun bapak, maturnuwun ibuk.

Aku bahagia dengan apa yang aku punya. Dengan segala yang kumiliki saat ini. Terutama dan paling utama aku bahagia memiliki keluarga yang sederhana dan apa adanya. maturnuwun bapak.. maturnuwun ibuk..

Teruntuk bapakku yang sangat luarbiasa hebat. Tidak pernah mengeluh dalam keadaan sepahit apapun hidup. Aku senang tentangnya yang selalu menjadi orang terpercaya diantara banyak orang, itu artinya bapakku adalah orang yang dapat dipercaya dan bertanggungjawab atas segala apa yang ada didirinya. Aku senang ketika bapak selalu berkata bahwa "hidup ini memang banyak lika-likunya, jangan didiamkan saja. Syukuri dan hadapi! Jadilah pemberani!". Aku senang melihat semangat juangnya untuk membahagiakan anak-anaknya. Usianya yang semakin senja tidak mengendurkan semangatnya untuk terus bertahanhidup dan menghidupi orang-orang terkasih disekitarnya. Aku senang dengan bapakku, tidak pernah marah jika anaknya membuat kesalahan, walaupun sesekali bersuara keras, namun bagiku adalah nasihat yang hebat. 

Bapakku memang bukan seorang sarjana, bapakku hanya orang biasa yang mencoba mencapai segala tujuan-tujuannya, walaupun tujuannya sekecil membelikan sesuatu untuk anaknya pasti bapak akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatnya. Bapakku hebat melebihi pahlawan super yang menjadi tokoh di film-film yang penuh khayalan. Bapakku luarbiasa keren, tegasnya, disiplinnya, sabarnya, semangatnya memang melebihi kata luarbiasa. Bapakku seorang penyayang, seorang yang penuh kasih terhadap siapapun orang. Bapakku bukan seorang angkatan, namun bapakku memiliki karakter yang sama dengan seorang angkatan yang terlihat gagah dengan seragam-seragamnya, walaupun bapakku tak berseragam seperti mereka, namun bapakku bisa menyamainya. Bapakku memang bukan seorang guru, namun bapakku adalah guru terbaikku dalam mendidik karakterku. Bapakku memang bukan seorang pejabat yang terhormat dimata rakyat, namun bapakku adalah seorang yang dapat mengatur hidupnya dan keluarganya melebihi pejabat-pejabat yang berpakaian rapi dan wangi. karena menurut bapakku keluarga adalah nomor satu. Dan masih banyak lagi kehebatan bapakku. Maturnuwun bapak...

***

Teruntuk ibukku orang yang paling baik sedunia. Yang selalu bangun paling pagi untuk menyiapkan segala macam apa yang dibutuhkan bapak dan anak-anaknya. Ibukku orang paling baik sedunia, nyatanya banyak yang menyayanginya. Ibukku orang yang paling pandai memasak, nyatanya banyak yang suka dengan masakannya. Ibukku orang yang memiliki semangat hidup yang luarbiasa hebat, nyatanya ibuk dapat melawan banyak penyakit yang ada ditubuhnya waktu itu. Ibukku adalah seorang penyayang, nyatanya ibukku selalu ada disaat anak-anaknya membutuhkan, bahkan ketika anak orang lain membutuhkannya. Sekecil kucing saja ibukku tidak tega melihat kucing itu terlantar. Ibukku adalah pemberi solusi yang hebat, sesekali aku bercerita berkeluh kesah ibukku selalu memberikan solusinya. Aku selalu suka tentang ibu perihal menyemangatiku, seringkali mengirimkan pesan singkat "Semangat ya mbak kuliahnya." itu yang membuatku hingga sekarang ini bertahan. Dan seringkali ibuk mengatakan padaku "Jangan minder sama apa yang kita punya." . Semoga kebaikan dan semangatmu menurun kepadaku. Maturnuwun ibuk....

"Mum I'm all grown up now. It's a brand new day. I'd like to put a smile on your face every day. Mum I'm all grown up now. And it's not too late. I'd like to put a smile on your face every day" - Maher Zain

***

Bapak ibuk sehat terus, tunggu aku sukses dikemudian hari. Semoga saja suksesku sesegera mungkin. Doa kalianlah yang membuatku hingga sekarang ini bertahan. Terimakasih selalu memberikan semangat. Maaf jika belum bisa menjadi yang terbaik. Doakan aku selalu agar menjadi yang lebih baik hingga membuat semua orang bangga dan terpana. 

Salam manis,

anak perempuanmu :)

  • view 175