NIRMANA ALASAN

Egi Rahman
Karya Egi Rahman Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 26 April 2018
NIRMANA ALASAN

Ku tahu, pertemuan kita di awali dengan satu kesamaan. Kau taruh mimpimu disana aku pun sama, kau gunakan dengan caramu, aku pikir saya juga begitu.

Ya, kita mulai sering menatap satu sama lain dengan alasan yang kita buat. Sebuah proyek dengan pijakan awal yang berhimpun banyak doa disana.

Alasan itu yang membuatku terus dekat denganmu. Hingga kamu akhirnya mencoba tuk merasakan alasan lain, hingga pertemuan kita kian memudar bahkan hilang.

Tak ada yang salah dengan itu, hanya aku satu-satunya yang terlalu banyak menganggapmu sesuai dengan kemauanku.

2,5 tahun berlalu, kini kita tak pernah saling tegur sapa apalagi bertemu. Hanya untaian kalimat yang terhimpun dari banyak titik cahaya pada layar kecil dalam genggaman lima jari satu-satunya jembatan komunikasi kita. Itupun hanya sekedar meluapkan perasaan sebagai kawan sebidang, tidak lebih.

Hingga saat ini kembali hanya satu alasan kenapa aku tetap dapat menghubungimu. Desain, cukup hal ini yang membuatku bisa terhubung denganmu. Sepi, kosong kembali hadir ketika kehabisan kata-kata tentang bidang ini.

Jujur, ku tak tau apa yang kamu rasa. Namun, hati ini berbisik bahwa ada suatu hal yang lebih ingin kau sampaikan lebih daripada alasan ini.

Kalau memang benar, itupun sama dengan apa yang ku rasa. Dan ku harap jembatan ini tak sekedar hanya membahas alasan nirmana. 

2016

  • view 42