Satu Renungan Tentang Cinta Indonesia

Gifari Juniatama
Karya Gifari Juniatama Kategori Renungan
dipublikasikan 04 Januari 2017
Satu Renungan Tentang Cinta Indonesia

Pada 31 Desember 2016 lalu, satu pertanyaan dilempar secara bebas untuk dapat dijawab oleh siapa saja yang dapat menjawabnya. Sebuah pertanyaan yang tidak asing bagi setiap kita yang tinggal di negeri ini, “Mengapa kita cinta Indonesia?”.  Begitulah pertanyaan yang sederhana yang saya kira setiap orang punya jawaban masing-masing terhadap pertanyaan tersebut.

Setiap orang yang mendengar pertanyaan tersebut sudah punya jawaban masing-masing dan tanpa perlu berpikir terlalu lama semua bisa menjawab dengan pasti, karena menurut saya semua yang ada di negeri ini memiliki cinta untuk Indonesia. Namun, sang pemilik pertanyaan langsung memotong tanpa ada satu suara pun menggema untuk menyatakan alasan cintanya pada Indonesia.

Dia bercerita bahwa ada yang menjawab pertanyaan tersebut dengan kalimat “saya cinta Indonesia karena negeri ini memiliki banyak kekayaan yang dianugerahkan Tuhan”. Adapula yang menjawab dengan “saya cinta Indonesia karena keindahan yang dimiliki oleh negeri ini”. jawaban seperti ini dia balas dengan pertanyaan lanjutan, “apakah jika Indonesia kekayaannya dan keindahannya tidak ada lagi, cinta pada Indonesia akan tetap sama?”. Pertanyaan lanjutan tersebut saya kira akan mengusik pikiran jika dipikirkan dalam keheningan dan satu kondisi batin yang penuh kejujuran.

Sang penanya kemudian melanjutkan berkata, namun kali ini untuk menjawab. “Kita mesti harus tetap mencintai Indonesia dengan apapun yang akan terjadi, karena Indonesia ini adalah amanah dari Tuhan”. Menurut saya, inilah satu cinta yang substansial terhadap Indonesia. Satu kecintaan yang tumbuh diatas satu kesadaran yang kokoh, bahwa Indonesia ini adalah satu tanggung jawab yang harus dijaga dengan sebaik-baiknya.

Tuhan menakdirkan kita untuk dilahirkan di atas negeri kepulauan ini adalah  untuk menjaganya, bukan malah menghancurkannya. Maka manifestasi rasa cinta terhadap negeri ini yang sejujurnya harus dalam wujud menjaga dan merawatnya dengan sepenuh hati. Itulah bentuk cinta yang tulus, dengan alasan yang kuat.

Jika mencinta Indonesia hanya sebatas pada kekayaan ataupun keindahan yang dimilikinya, maka kelak rasa itu akan hilang seiring dengan memudarnya apa yang menjadi alasan untuk mencinta. Maka perlulah kita semua untuk merenungkan kembali tentang alasan mengapa mencinta Indonesia, jangan sampai cinta tersebut hanya sebatas pada hal yang fana, tapi harus berdasar pada keyakinan, keyakinan bahwa Indonesia merupakan amanah dari Tuhan yang pada akhirnya kita dimintai pertanggung jawaban terhadapnya.

Dilihat 72