Majelis Ilmu Esensial

Gifari Juniatama
Karya Gifari Juniatama Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 13 April 2016
Majelis Ilmu Esensial

Majelis Ilmu Esensial

Pada beberapa kesempatan, sering ada ucapan yang datang pada saya, ucapan ini datang khususnya pada beberapa momen tertentu. “Kamu mungkin tempatnya bukan disini, tapi ada tempat yang lebih baik untuk kamu”. Entah apa makna dari orang menyatakan hal demikian, tapi saya menangkap bahwa kata tersebut memang cukup pantas untuk direnungkan sejenak.

Terbuang dari satu momentum adalah satu hal yang biasa bagi saya, setidaknya hal semacam ini sudah mulai saya alami sejak duduk di jenjang SMP. Tapi pada episode-episode tersebut saya belum dapat menangkap hikmah dengan baik. Pada fase hidup yang termutakhir ini, saya mulai membuka ruang di hati dan pikiran untuk berkompromi dengan keadaan yang ada.

Terkait dengan kalimat “Kamu mungkin tempatnya bukan disini, tapi ada tempat yang lebih baik untuk kamu “. Saya menerjemahkan dalam momentum kali ini, bahwa memang ada tempat yang nampak lebih baik untuk saat ini. saya sebut tempat ini sebagai “Majelis Ilmu Esensial”. Dinamakan sebagai Majlis Ilmu Esensial karena saat ini saya berada dalam satu ruang intelektual, ruang ini bergerak dalam jalur pengembaraan intelektual, meski bergerak namun tidak memiliki suatu bentuk eksistensi dalam manifestasi fisik. Hanya berbentuk esensi, bisa dikatakan secara sederhana bahwa Majelis Ilmu Esensial yang saya maksud adalah masa pengembaraan intelektual secara total. Ketika kita harus menikmati bagaimana sudut-sudut kehidupan, maka duduk di Majelis ini adalah tempat idaman, saya begitu menikmati tempat baru ini.

Mungkin ada benarnya, bahwa saya lebih baik di tempat lain. Pada saat ini saya sungguh merasa nyaman dan bahagia berada di Majelis Ilmu Esensial ini.

Ciputat, 5 Rajab 1437H/ 12 April 2016

  • view 138