Euforia Fatih Seferagic, Kagum atau Fanatik?

Ghea Mirrela
Karya Ghea Mirrela Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 16 November 2016
Euforia Fatih Seferagic, Kagum atau Fanatik?

Saya memang jauh dari kata sempurna bahkan untuk berpakaian serta menggunakan hijabpun jauh dari kata sempurna. Masih butuh banyak bimbingan untuk bisa hijrah

Baiklah, Siapa yang tidak Kenal dengan Fatih Seferagic? terutama untuk kalangan mahasiswi muslimah. Qori asal Bosnia, Amerika melakukan Tour talkshow Heaven on the Earth, Success with Quran. Tidak ada yang salah dengannya. Ia sosok imam yang didambakan mungkin oleh semua perempuan di dunia ini. Berparas tampan, suaranya merdu saat melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran. Tidak ada yang salah dengannya. Lantas apa yang salah?KITA!!!

Banyak teman yang mengajak saya untuk menghadiri salah satu Talkshownya yang notabene tinggal lompat pagar dari kontrakan langsung sampai di Lokasi. Namun saya menolak. Bukannya munafik untuk tidak kagum. Hanya saja apa tujuan saya datang kesana? Jumpa fans kah? No!

Kenyataannya, pesertanya adalah perempuan. Banyak video yang beredar di timeline saya bisa dikatakan tidak ada yang fokus kepada talkshow, Ingin jumpa langsung? Well, memang rata-rata peminatnya adalah kaum hawa yang sangat mengidolakan kehadiran Fatih. Kesempatan langka memang. Siapa yang tidak kagum semua kriteria idaman dunia akhirat ada pada dirinya. Lantas apakah kita sebagai seorang muslimah harus merendahkan diri dengan berteriak, memaksa diri untuk bisa berjabatan langsung? Lantas dimana tujuan belajar agama tadi? Bagaimana jika yang datang itu adalah orang dengan paras biasa? Bagaimana yang datang itu orangtua renta dengan pengalaman agama yang bagus? Selama ini, seberapa sering kita menghadiri pengajian yang notabene penuh pelajaran hidup? Entahlah!!

Duhai Ukhty,
Ingat kembali, jangan rusak pandangan orang terhadap islam karena tingkahmu. Banyak cara untuk mengagumi seseorang. Jaga etikamu, ini bukan konser Justin Bieber yang bebas untuk berteriak. Misinya adalah untuk lebih mencintai Al-Quran bukan berteriak histeris apalagi sampai berdesak-desakan. Pahamilah

  • view 225