ADA RINDU DI GOLO LANTAR

George Dmaroz
Karya George Dmaroz Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 08 Mei 2018
ADA RINDU DI GOLO LANTAR

 

                        “ ADA RINDU DI GOLO LANTAR”

                         Oleh:GEORGE FORBIYANTO

 

Namaku bayu, aku adalah Siswi Kelas X1 SMAN 2 Pocoranaka setiap hari teman-temanku biasa memanggil aku “Yu” atau juga mereka memanggil aku “Jones” (jomblo ngenes) . Seperti anak anak yang lain tentu aku juga memiliki teman yang sudah ku anggap seperti keluarga aku sendiri;

Teman ku ini memang sering kali membuat aku sakit hati, mereka sering mengejek aku karna diantara kami hanya aku sendiri yang tidak memiliki pasangan atau pacar. Namun karna aku mencintai sahabat-sahabatku yang suka buat saya galau ini saya tetap berada di antara mereka disetiap suka  maupun duka. Walaupun sering kali hal negatif yang sering mereka katakana kepadaku, namun aku menganggap itu sebuah dinamika dalam persahabatan.

Dulu waktu aku masih kelas 1X SMP, aku perna jatuh cinta dengan seorang gadis yang juga satu kelas denganku, tapi karena Bapak Kepala Sekolah melarang kami berpacaran akhirnya kami berduapun berpisah. Dan itu juga yang membuat aku sampai sekarang  tidak bisah move on dari nya.

Memang benar ya? apa yang di bilang sama teman-temanku cinta itu memang gila, dulu waktu aku masih bersama “Rini “ (teman sepesial) aku merasa bahagia, kadang aku senyum-senyum sendiri pas  baca surat yang di kirim Rini ke aku, ataupun jika Rini memanggil aku sayang aku merasa di dalam diri saya ada yang begitu istimewah.

 

Tiga (3) tahun berlalu setelah lulus ujian aku tak lagi bertemu  dengan Rini, dia melanjutkan SMA-Nya di SMAN 1 langke rembong yang berada di kota, sementara aku melanjutkan pendidikan di SMAN 2 Pocoranaka yang ada di kampung. Kami berdua pun jarang memberikan kabar dan sampai pada sa’at ini, meskipun aku ke kota aku sama sekali enggan menemukan dia.

Namun dalam hatiku percaya bahwa suatu saat saya akan bertemu dengan Rini, karna dia yang selaluh ada di pikiranku, bayangan raut wajahnya selalu menghantuiku.

Hari itu adalah hari yang sangat bahagia dalam hidupku, karna hari itu aku bisah merasakan kembali apa itu arti cinta yang sesungguhnya.

Aku pun baru memahami apa yang di rasakan keempat sahabat ku, mereka yang selalu tersennyum dengan kebahagiaan bersama pasangan mereka, hari itu adalah hari minggu dan teman-teman ku mengajak aku untuk jalan-jalan ke mencari udara yang segar  hmmm tempat itupun tak jauh dari kampungku tepatnya di sebelah kampung tetangga kami  nama tempat itu “lok pahar” sebuah padang tempat orang berekreasi , karna tempatnya begitu indah dan memberikan kesan yang “romantis”. Namun romantisnya tempat ini tidak pernah aku rasakan karna dalam perjalanan hari itu hanya aku sendiri yang tidak mempunyai  teman kusus pacar heheheh,  namun aku tidak berkecil hati.

Hampir 3 jam kami berada di tempat itu, lalu salah satu temanku namanya Andi  mengajak kami semua menuju ketempat yang di bilangnya sih sebagai tempat rekreasi baru dan di situ pengunjungnya juga banyak. ”Bayu, aku sudah bosan di tempat ini  kita ke tempat lain saja”  kata Andi kepadaku.

kami semua berangkat dengan penu rasa senang dan bergembira, hingga sampailah di tempat yang kami tuju, sebelum masuk ke lokasi itu  kami membelih karcis untuk masuk ke atas bukit yang begituh indah. Diatas bukit ini terdapat sebuah gua  tempat orang-orang rekreasi  atau sekaligus berziarah ketika hari libur. Memang betul yang di katakana Andi kepada saya bahwa tempat ini begitu ramai, banyak orang yang membawa serta keluarganya untuk berdoa, dan ada juga yang membawa pacarnnya di sini untuk berdoa sekalian mau rekreasi.

Hampir satu jam kami berada di tempat ini kami pun merasa perut suda panggil  untuk di isi, kami pun membeli makanan yang di jual para pedagang disana. ” Yu tolong beliin saya es susu, sekalian beliin sama biscuit ya” Fino menyuruh ku belikan es susu sama biscuit.”ok No nanti aku belikan”. Aku pun pergi ke warung kecil di sekitar tempat kami duduk untuk membeli makanan

“Om es susu satu sama biscuit” begitu aku menyapa si bapa penjual dan tidak lama kemudian es susunya pun jadi lalu aku hantarkan minumannya ke Fino, namun tanpa sengaja aku bersenggolan sama seseorang, dan es susu itu tumpah dan membasahi baju dari orang itu. Akupun bergegas membersihkan baju  dari orang itu, tanpa saya tau siapa yang bersenggolan dengan saya.

Ketika aku mau berniat meminta maaf ternyata dia adalah seorang perempuan cantik yang sungguh membuat aku terpesona, membuat aku kembali jatuh cinta yang kedua kalinya, gadis yang juga selama Ini aku rindukan, gadis yang selama SMP buat aku baper (bawa perasaan) akupun sontak terkejut ,karna melihat dia.

“eh…kalau aku tidak salah kamu Bayu kan teman kelas aku waktu SMP dulu”

“kamu Rini ya” aku bertanya kembali,

“iya aku Rini, Rini teman kelas kamu dulu waktu SMP”

Kami berduapun berjabatan tangan, “bagaimana kabar kamu sekarang Rin”

“aku baik baik aja ko Yu”

Namun sebentar saja kami berdua ngobrol karna kaka Rini keburu mau pulang, jadi kamipun tidak sempat berlama-lama untuk ngobrol.

“Yu aku pulang dulu ya, kakak ku udah panggil”

 “oo iya Rin, hati hati ya”

Rini pun pergi dan aku berdiri di situ melihat Rini berjalan meninggalkan aku, dan setelah beberapa saat berdiri di situ aku juga kembali ke tempat dimana teman teman ku berkumpul. aku pun menceritakan semua kisah yang terjadi kepada teman-temanku, teman-temanku  serentak berkata “Yu kamu berdua jodoh” hahahaha “kata teman-temanku sambil tertawa”

Aku hanya tersenyum, “kamu tadi minta nggak nomor whatsap-Nya Rini” Andi bertanya kepadaku, “aduhhh” sambil  pukul kening

“kenapa?? Kata Andi;

“Aku lupa Ndi,” kenapa kamu lupa, coba tadi kamu minta pasti kamu bisa chattingan samadia dan kamu bisa minta balikan Sama Rini”

Akupun menyadari ini adalah kesalahan terbesar ku, melepas kembali bola yang sudah ada di pelukan ku….hehehehe

Aku merasa kecewa hari itu, namun dengan bertemu Rini beberapa saat  aku merasa sangat bahagia. Hari itu juga aku merasakan betapa besar kebesaran TUHAN yang  bisa  membuatku kembali meliat sosok seseorang yang perna menjadi ratu dalam hidupKU .

“ADA RINDU DI GOLO LANTAR” akupun berkata demikian kepada teman teman ku, dan mereka semua pun tertawa bahagia melihat aku bahagia .

Tuhan selalu punya cara yang special untuk  kita menemukan kembali apa yang kita cari, menemukan kembali apa yang selalu membuat kita siksa karna rindu.

Inilah kebahagiaanku, kebahagiaan yang datang karna aku tak meminta dan jangan perna lelah untuk mencari apa yang membuat kita tersenyum karna TUHAN akan memberikan yang terbaik buat kita.

TUHAN tidak perna membuat kita bersedih untuk selamannya, walapun aku bertemu Rini beberapa menit saja namun itu kebahagian terbesar aku.

 

Karna cinta itu masih berkuasa di atas segalanya (virgoun)

 

  The end..

 

 

  • view 46