Episode 4: Rindu

Galih Satrio Nugroho
Karya Galih Satrio Nugroho Kategori Puisi
dipublikasikan 27 Januari 2016
Episode 4: Rindu


Aku merindukanmu. Kamu mungkin tidak.

Hanya sejauh itu persepsiku tentang rindu. Kata mereka, rindu lebih manis dari temu. Di satu sisi, aku setuju. Di sisi lain, aku membenci ketidakberdayaanku. Aku membenci diriku yang merindukanmu dalam kesendirian. Aku benci membaca ulang surat-suratku untukmu. Surat yang indah meski tersakiti ---kata mereka pembaca setia suratku. Tapi kamu yang ada di dalamnya, membaca pun tidak. Bahkan mungkin kamu melewatkannya begitu saja.

Dan hingga kini aku hanya bisa merindumu dalam deretan kata-kata.

Menunggumu bicara adalah menghadapi lembar putih tanpa tinta.

Menantimu berkata adalah menulis prosa cintaku di langit angkasa.

Aku merindukanmu. Kamu mungkin tidak.

Batas antara rindu dan temu hanyalah sebuah kepastian.

Maka, aku akan tetap berada dalam batas ini. Menghormati sisi dirimu yang tak perlu kuketahui.

Sebab harapan yang datang tanpa sebuah kepastian adalah bayang semu yang merajam luka.

?

  • view 129