Teruntuk Pria Masa Lalu Ku

Fitriana Zahroyani
Karya Fitriana Zahroyani Kategori Cerpen/Novel
dipublikasikan 04 Maret 2016
Teruntuk Pria Masa Lalu Ku

Untuk pria masa lalu ku, bagaimana kabarmu?. Bisa dikatakan, itu adalah pertanyaan yang sangat sederhana, namun hingga saat ini aku belum berani menanyakan langsung kepadamu. Sudah 3 tahun lamanya, aku memilih untuk berpisah denganmu. Bukan berarti aku tak sayang kepadamu, tetapi karena kamu membuatkan aku pilihan untuk berharap pada hal yang tak pasti atau melepasmu dan memulai hidup yang baru. Dan disinilah aku berdiri sekarang, di tempat pertama kali kita bertemu. Mengingat setiap memori yang pernah kita ukir di tempat ini. Ketahuilah setelah 3 tahun kita berpisah untuk pertama kalinya aku mengunjungi tempat ini. Aku datang ke tempat ini bersamapria ku. Semacam kebiasaan baruku, ketika aku bepergian, aku akan membawa sebuah note kecil dan menuliskan setiap detail tempat yang aku kunjungi. Kali ini aku menulis tentang kamu, namun aku harap kamu tidak salah paham dengan tulisan ini. Karena tulisan ini aku buat bukan untuk meminta mu kembali tetapi untuk mengenang bahwa kita pernah membuat kisah indah walau pun akhirnya tidak seindah rencana kita, kalau orang zaman sekarang sih menyebutnya "expectasi". Rencana yang kita susun 3 tahun yang lalu harus berakhir, karena kamu lebih memilih dia daripada aku. Aku tidak membenci kamu atau pun dia. Tetapi aku marah kepada diri ku karena aku telah gagal menjadi yang terbaik untukmu. Aku tidak membenci perpisahan kita, namun yang menyedihkan setelah kita berpisah, aku dan kamu seperti 2 orang yang tak saling kenal ketika bertemu. Untuk pria masa laluku, banyak sekali hal yang ingin aku sampaikan kepadamu. Namun dari sekian banyak kalimat yang ingin terucap dari bibirku, aku ingin mengucapkan "terimakasih". Berkat kamu, aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik dari diriku yang sebelumnya. Jika semesta mempertemukan kita di lain kesempatan, aku akan mengenalkanmu dengan sosok pria yang ada disampingku saat ini. Ya,,,,dialah pria yang aku semoga kan dalam setiap doa ku. Yang sekarang dengan sabarnya menuntunku untuk menjadi seorang pendamping yang di ridhoi Tuhan. Pria yang mengajarkan aku bahwa masa lalu bukan lah kenangan yang menyakitkan. Pria ini pula yang membujukku, untuk menulis tentang kamu. Katanya sih dia pingin lihat aku udah move on dari kamu atau belum. Hahahaha ada-ada saja. Untuk pria masa lalu ku terimakasih telah hadir dan memberi warna dalam kehidupanku. Aku harap kamu bahagia dengan segala pilihan hidupmu. Terimakasih pula telah mengizinkan ku untuk menjad orang yang spesial dalam hidupmu.

  • view 263