Kecewa, karena harapan pada manusia

Fajar Priyambada
Karya Fajar Priyambada Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 08 April 2016
Kecewa, karena harapan pada manusia

Manusia, dalam rencana proses penciptaannya saja sudah menimbulkan kontroversi. Mungkin kita pernah mendengar sebuah cerita, bagaimana saat itu, ketika Tuhan (Allah) memberikan kabar kepada Malaikat, bahwa Dia akan menciptakan sebuah makhluk yang bernama manusia. Seketika itu juga, malaikat mempertanyakan hal itu kepada Tuhan, kenapa Dia ingin menciptakan manusia, makhluk yang perusak, banyak kekurangannya. Padahal malaikat setiap waktu berdzikir mengagung-agung kan namaNya. Yang tidak pernah membantah perintahNya. Meski pada akhirnya, Tuhan tetap menciptakan manusia, krena Tuhan Maha Mengetahui apa yang tidak diketahui oleh malaikat.

Hal ini semakin diperparah, krena manusia saat ini juga digoda dan dibujuk oleh Iblis.?

Dengan mengetahui latar belakang ini, masihkah kita yakin kalau manusia layak menjadi tempat pengharapan? Sedangkan mereka saja tidak bisa menjamin kehidupan mereka sendiri di masa depan.

?

Manusia, makhluk yang paling labil.. pemikirannya dinamis, menyesuaikan sesuai lingkungannya. Sekarang bilang A, besok bisa bilang B. Tentu hanya manusia-manusia yang kuatlah yang bisa bertahan di jalanNya.

Sudah banyak pelajaran ketika kita berharap pada manusia, pasti kecewa. Maka tidak ada alasan bagi kita untuk berharap kepada manusia, hanya kepada Tuhanlah kita berharap. Tuhan yang Maha Kaya, Maha Baik, dan Maha Pemberi. Satu2nya tempat pengharapan manusia untuk lebih baik. Bahkan dari pengalaman, tak pernah saya kecewa ketika saya benar2 berharap pada Tuhan. Semoga apa yang sy smpaikan ini bermanfaat, selain untuk pengingat diri sendiri, Syukur2 bisa menjadi pengingat para pembaca juga.

Kuta, 8 Apr 2016

?

Fajar Rachmadi P.

?

?

  • view 171